SURABAYA
Suara-Publik. Empat korban satu keluarga kecelakaan maut di Jombang dimakamkan di
Surabaya. Sumarto (34), Dewi Andarini (33), Ines (5), dan Naya (3)
dimakamkan di TPU Simo Tambaan, Senin (10/4/2017) siang.
Korban
yang tiba di rumah duka Jl Simo Gunung Barat Tol 2/66, Sukomanunggal
Surabaya pukul 12.00 WIB, langsung disalatkan Masjid Baitul Maghfirah.
Setelah itu, diberangkatkan ke TPU Simo Tambaan guna dimakamkan dalam.
Satu liang lahat.
Para
warga dan kerabat ikut mengantarkan ke makam. Jalannya pemakaman
berjalan lancar. Pemakaman. Diakhiri dengan memberikan doa bersama untuk
keluarga Sumarto yang meninggal kecelakaan.
Suasana
duka terlihat di rumah duka dan para tetangganya. Terutama Ny Yatmirah
(80) ibu angkat Dewi Andarini yang juga tinggal satu rumah dengan
keluarga Sumarto.
Yatmirah
langsung menangis begitu diberi tahu Sumarto, istri dan dua anaknya
meninggal. Ia pun diminta para kerapab dan tengganya untuk bersabar.
"Meninggal
kapan? Kok saya tidak tahu. Saya tinggal sama siapa kalau semuanya
tidak ada," ucap Yatmirah sambil menangis di depan rumahnya, Senin
(10/4/2017).
Kendati
dihibur dan diminta bersama para kerabatnya, Yatmirah terus menangis.
Ia merasa kehilangan atas meninggalnya kelarga Sumarto.
"Astagfirullahaladzim kok meninggal bersama dan cepat. Saya tidak dipamiti kalau dia mau pergi ke Nganjuk," ucap Yatmirah.
Sumarto,
istri dan dua anaknya meninggal kecelakaan di Jl Raya Brantas Desa
Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang, Minggu (9/4/2017) malam.
Motor yang dikendarai Sumarto dan keluarga, Yamaha Xeon nopol L 5173 XV ditabrak truk gandeng nopol L 8644 UD.
Sumarto dan istri tewas di TKP dengan luka serius. Sedangkan dua anaknya meninggal di rumah sakit Jombang. (TOM).
Editor : Pak RW