1600 'Cinderella' Melurug DPRD

suara-publik.com

SURABAYA (suara-publik.com)- Perjuangan PT. Cinderella Vila Indonesia untuk mempertahan lahan yang diklaim sebagai miliknya patut mendapat acungan jempol. Besok 31 Oktober 2011 pukul 08.00 WIB, sekitar 1600 buruh Cinderella kembali menggelar aksi unjuk rasa di Jl. Tanjungsari 73-75, lahan yang menjadi sengketa. Ribuan buruh Cinderella ini menggunakan armada 30 kendaraan truk menuju DPRD tingkat I, dipimpin oleh Korlap Marini dengan tuntutan menolak eksekusi.

Sumber kepada suara-publik.com (Suara Publik Grup) membenarkan adanya isu demo besar-besaran yang bakal terjadi nanti. “Rupanya unjuk rasa Cinderella tidak main-main. Unjuk rasa ini jumlahnya lebih besar dari yang dilakukan pada 25 Oktober kemarin di depan Kantor Pengadilan Negeri Surabaya yang hanya berjumlah sekitar 160 orang,” papar sumber, Minggu (30/10/2011) pukul 20.12 WIB.

Padahal, lanjut sumber, diperkirakan esok harinya pada 1 Nopember 2011, rencana eksekusi pengosongan lahan bakal dilakukan di Jl. Tanjungsari 73-75 Surabaya. Seperti diketahui, rencana eksekusi pengosongan lahan ini sempat dinyatakan oleh salah satu kuasa hukum Cinderella, Sulistyowati, SH, hanya sebagai rumor saja. Namun ketika hal ini dikonfirmasikan ke Agus Pambudi, SH, Bagian Humas Pengadilan Negeri Surabaya oleh wartawan, maka rencana eksekusi pengosongan lahan itu benar adanya.

Terpisah, Budikusumaningatik, SH, yang juga sebagai kuasa hukum Cinderella ketika dikonfirmasi suara-publik.com terkait rencana demo besar-besaran ini terkesan enggan banyak berkomentar. “Saya belum tahu, besok saja ya,” katanya via sms, Minggu (30/10/2011) pukul 20.34 WIB.

Sebaliknya, rival Cinderella yang juga selaku Direktur Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL), Suparman Moeksaid dan kuasa hukumnya, Gede, SH., MH., CD, belum menjawab pertanyaan suara-publik.com, Minggu (30/10/2011) pukul 21.22 WIB. (ono) foto eksekusi Cinderella yang lalu

 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru