Media Harus Menjadi Corong Yang Baik

suara-publik.com

Jakarta, suara-publik.com- Masyarakat sambut baik program dialog interaktif peningkatan partisipasi masyarakat dalam  mencegah dan mengantisipasi kerawanan sosial di Jakarta Pusat.

Dialog Masyarakat dengan pemerintah kota administrasi Jakarta pusat tersebut disiarkan langsung melalui radio swasta Jakarta dan dihadiri Ketua Lembaga Pemberdataan masyarakat Prod.DR.Paulus Wirutomo, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi DKI Jakarta, H.Asmarullah Asbah dan Wakil ketua Dewan Pers Provinsi DKI Jakarta, Bambang Harimurti, digedung pola Walikota Jakarta Pusat. Rabu (23/11).

Bambang Harimukti mengatakan, untuk mencegah dan menanggulangi kerawanan sosial media harus menjadi corong yang baik,” kami baca semua media sangat baik dalam melakukan penyeimbangan berita, walau terkadang ada penyampaian berita yang kurang, padahal maksud dan tujuannya baik”, jelasnya.

Dalam sanbutanya walikota Administrasi Jakarta Pusat, Drs.H.Saefullah, M.Pd mengatakan, sebagai warga Jakarta Pusat kita patut berbangga hati karena Jakarta merupakan kota metropolitan yang kehidupan masyaakatnya sangat dinamis, selalu bergerak tiada henti. Walaupun dengan latar belakang budaya yang berbeda tetap warganya selalu terbuka dan mampu menjaga situasi yang kondusif, aman, tertib, tentram dan sejahtera sehingga mampu mendukung pelaksanaan pembangunan yang dicita-citakan bersama.” Tidak salah karenanya Jakarta mampu menjadi pusat bisnis jasa serta keuangan yang serba modern”, jelasnya.

Masih menurut Saefullah, sangat disayangkan adanya anggapan bahwa Jakarta Pusat  merupakan wilayah yang kurang bersahabat untuk para pendatang. Memang sebagai pusat bisnis banyak orang menggantungkan harapannya di Jakarta. Padahal mereka datang ke Jakarta tidak memiliki kecakapan untuk hidup dikota besar, sehingga pada akhirnya kehadiran mereka menjadi beban bagi kita semua pada akhirnya hal ini dapat menimbulkan kerawanan sosial ditengah masyarakat.

“Dalam mengatasi hal itu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri harus ada partisipasi masyarakat agar bisa menciptakan wilayah Jakarta Pusat yang kondusif, aman, tertib, tentram dan sejahtera”, ujarnya.

Walikota berharap, dengan dialog interaktif dapat menjadi langkah strategis dalam mengembangkan potensi wilyah kota administrasi Jakarta Pusat.(ikbal)

 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru