Jembatan Bakalanrayung Terancam Ambruk

suara-publik.com

JOMBANG (suara-publik.com)- Kekhawatiran masyarakat Desa Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, Jombang terhadap jembatan yang terancam putus di desa setempat nampaknya bakal menjadi kenyataan. Setelah penyandangan jembatan mengalami longsor, Sabtu (3/12) malam, masyarakat sekitar melihat secara langsung ada perenggangan pada ujung jembatan (antara badan jembatan dengan bahu jembatan) sebelah utara. Kerenggangan tersebut sekitar 10 sentimeter. Jika hal tersebut dibiarkan, tidak menutup kemungkinan jembatan tersebut akan putus.

Jembatan yang menghubungkan antara Desa Bakalanrayung dengan Desa tapen tersebut menyerap anggaran dana APBD 2011 sebesar Rp 431.042.000. Ironisnya, akan mengalami longsor dan kerusakan berat akibat derasnya sungai Marmoyo. Padahal, pengerjaan jembatan tersebut baru saja selesai pada 14 September 2011.

Kondisi tersebut langsung direspon oleh Anggota Komisi C DPRD Jombang, Jas Judan yang juga warga setempat. Ia mengatakan, terancamnya jembatan itu karena ada kesalahan pada saat perencanaan. “Dinas terkait seharusnya peka dengan kondisi Sungai Marmoyo yang arusnya sangat deras. Sehingga, pada saat perencanaan, dibutuhkan perencanaan yang maksimal. Hal ini untuk mengantisipasi rusaknya jembatan semakin parah dan merugikan masyarakat sekitar,” ujar Judan, Minggu (4/12).

Kalau terjadi seperti ini, kata dia, dinas harus lebih tanggap akan kejadian yang lebih parah lagi. Untuk itu, kata dia, dana monitoring dan evaluasi aliran sungai harus digunakan secara maksmal. Sehingga kerusakan tersebut tidak semakin parah. Judan menilai, dinas terkait sama sekali tidak menggunakan dana monitoring dan evaluasi aliaran sungai terkait dengan terancamnya jembatan di Bakalanrayung. “Padahal, pembangunan jembatan ini menggunakan uang dari rakyat,” tegas politisi dari F-PPP ini.

Seperti diberitakan sebelumya, Kamis (10/11) penyandangan jembatan Bakalanrayung mengalami longsor. Hal itu dikarenakan penyandangan tidak mampu menahan gerusan air hujan dan salahnya perencanaan dari Dinas PU Bina Marga. Dari kejadian tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) langsung turun melihat secara langsung kondisi jembatan. (fer) Foto: Kondisi jembatan Bakalanrayung.

  

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru