105 RHU Bermasalah, Bakesbanglinmas 'Lembek' dalam Penindakan

suara-publik.com

Lembeknya kinerja Satpol-PP Surabaya kini terus mendapatkan sorotan tajam dari dewan, bahkan oleh Bakeslbanglinmas Surabaya. Disamping penertiban yang dilakukan hanya pada 854 titik reklame dari total 1927 titik, ternyata Satpol juga telah mengantongi 105 surat penutupan RHU yang hingga kini masih belum dilakukan eksekusi.

SURABAYA- Menurut Alim, kerja Satpol PP Surabaya yang saat ini dijabat Plt, yakni Hadi Siswanto Anwar layak untuk dipertanyakan kinerjanya dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda), utamanya yang terkait dengan penertiban reklame.

Dijelaskan Alim, kerja Satpol PP cenderung tidak tegas jika bersinggungan dengan pembongkaran atau penertiban reklame yang tidak berijin atau bodong. Alim pun curiga pejabat berwenang untuk penertiban reklame, sengaja melakukan pembiaran terhadap reklame bermasalah.

Pejabat yang dimaksud Alim adalah Plt Kasatpol PP dan Kabid Pengembangan Kapasitas, Denny Christupel Tupamahu, AP,Msi. Mereka tidak tegas jika bersinggungan dengan reklame bermasalah,” ungkap Alim di ruang kerja Komisi C.

Berdasarkan data yang diterima Komisi C ulas politisi PD itu, terhitung sejak Bulan Januari hingga Desember 2011 Satpol PP hanya mengesekusi 854 reklame bermasalah. Bersadarkan Surat Rekomendasi Tim Reklame, Seharusnya Satpol PP mengeksekusi 1927 titik reklame,” jelasnya.

Ketidaktegasan Satpol PP tidak hanya terhenti dalam persoalan reklame. Belakangan diketahui bahwa ternyata Satpol-PP juga telah mengantongi 107 Surat Rekomendasi untuk penutupan Rekreasi Hiburan Umum (RHU) yang dikeluarkan Sumarno, Kepala Bakesbang Linmas. “Ini lagi,,,107 Surat rekomendasi penutupan RHU,” ulasnya.

Tentu saja hal ini sangat mengecewakan Soemarno Kepala Bakesbanglinmas Surabaya yang mengaku belum pernah menerima laporan soal eksekusi RHU hingga akhir Tahun 2011 “Hingga sekarang (2/1) Satpol Belum memberi kabar ke kita. Apa sudah dieksekusi atau belum,” jelas pria yang biasa disapa Marno itu.

Berdasarkan fakta-fakta itu, Alim berjanji akan melakukan klarifikasi ke Satpol PP. “Kita akan panggil Satpol PP untuk dimintai keterangan,” janji Alim. (q cox)

 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru