DEPOK (suara-publik.com) - Aksi bagi-bagi paket proyek di Kota Depok nampaknya sudah mulai merasuki seluruh elemen di Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Tak hanya DPRD saja. Bahkan Tim Sukses Walikota Depok,
Nur Mahmudi Ismail pun dikabarkan sudah mulai 'menguasai' pembagian jatah-jatah proyek di hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD)di Depok.
Informasi yang di dapat dari beberapa pimpinan Dinas, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada paket proyek penunjukan langsung (PL) yang bisa dikerjakan. Hal itu disebabkan karena dinas / instansi di Kota Depok masih menunggu pemilahan 'jatah paket proyek' yang nantinya akan dibagikan
untuk tim sukses Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail.
Sementara kabar yg beredar dikalangan kontraktor Depok, mengungkapkan bahwa tim sukses yang nantinya akan mendapat 'jatah' proyek yang pada tahun ini 'dikelola' oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok terdiri dari empat elemen, yakni DPD PKS, DPD PAN, Koalisi Kerakyatan (Partai
Pelopor, PNBK & Partai Republikan) serta Elemen pendukung (ormas, OKP,dll).
Tak hanya itu. Dari pengakuan salah seorang Kepala Dinas yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan ihwal pengakomodiran jatah paket proyek untuk tim sukses Walikota Depok. Menurut Kepala Dinas tersebut, pekerjaan (proyek) PL yang ada di dinas yang dipimpinnya belum dapat dikerjakan karena jatah-jatah paket untuk tim sukses belum dipilah.
"Nanti kalau sudah di pilah-pilah dari atas (mana yang diatur untuk jatah diatas dan mana bagian untuk dinas, baru proyek-proyek yang ada bisa mulai dikerjakan. Tapi sampai sekarang belum dipilah. Makanya kami juga masih menunggu. Nanti kalo kita mulai duluan, takutnya kami
dibilang 'ngelunjak' sama pimpinan", ujar salah seorang Kepala Dinas yang mewanti-wanti untuk tidak disebutkan namanya.
Sayangnya, saat akan dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Depok, Ety Suryahati tidak berada diruang kerjanya. Salah seorang staf yang berada di depan ruangan Sekda mengatakan bahwa pimpinannya sedang tidak berada di tempat. "Ibu sedang tidak ada ditempat", ujar staf tersebut kepada wartawan, Kamis (16/2). (ferry sinaga) Foto: (dopok.go.id)Saat Pembinaan Pengadaan Barang dan Jasa
Nur Mahmudi Ismail pun dikabarkan sudah mulai 'menguasai' pembagian jatah-jatah proyek di hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD)di Depok.
Informasi yang di dapat dari beberapa pimpinan Dinas, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada paket proyek penunjukan langsung (PL) yang bisa dikerjakan. Hal itu disebabkan karena dinas / instansi di Kota Depok masih menunggu pemilahan 'jatah paket proyek' yang nantinya akan dibagikan
untuk tim sukses Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail.
Sementara kabar yg beredar dikalangan kontraktor Depok, mengungkapkan bahwa tim sukses yang nantinya akan mendapat 'jatah' proyek yang pada tahun ini 'dikelola' oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok terdiri dari empat elemen, yakni DPD PKS, DPD PAN, Koalisi Kerakyatan (Partai
Pelopor, PNBK & Partai Republikan) serta Elemen pendukung (ormas, OKP,dll).
Tak hanya itu. Dari pengakuan salah seorang Kepala Dinas yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan ihwal pengakomodiran jatah paket proyek untuk tim sukses Walikota Depok. Menurut Kepala Dinas tersebut, pekerjaan (proyek) PL yang ada di dinas yang dipimpinnya belum dapat dikerjakan karena jatah-jatah paket untuk tim sukses belum dipilah.
"Nanti kalau sudah di pilah-pilah dari atas (mana yang diatur untuk jatah diatas dan mana bagian untuk dinas, baru proyek-proyek yang ada bisa mulai dikerjakan. Tapi sampai sekarang belum dipilah. Makanya kami juga masih menunggu. Nanti kalo kita mulai duluan, takutnya kami
dibilang 'ngelunjak' sama pimpinan", ujar salah seorang Kepala Dinas yang mewanti-wanti untuk tidak disebutkan namanya.
Sayangnya, saat akan dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Depok, Ety Suryahati tidak berada diruang kerjanya. Salah seorang staf yang berada di depan ruangan Sekda mengatakan bahwa pimpinannya sedang tidak berada di tempat. "Ibu sedang tidak ada ditempat", ujar staf tersebut kepada wartawan, Kamis (16/2). (ferry sinaga) Foto: (dopok.go.id)Saat Pembinaan Pengadaan Barang dan Jasa
Editor : Pak RW