DEPOK, (suara-publik.com) - Kalau pada penghujung tahun 2011
lalu
tersiar kabar bahwa ada 'bos pengusaha' (kontraktor) berinisial BP
yang memborong 'jatah' paket proyek tim sukses (timses) Walikota
Depok, Nur Mahmudi Ismail, maka untuk awal tahun 2012 ini nampaknya
bakal ada nama baru yang akan 'mendanai' paket-paket proyek yang
menjadi 'jatah' timses.
Pasalnya, BP yang kala itu dipercaya untuk mendanai proyek 'jatah'
timses sudah 'tercium' gerak-geriknya. Bahkan saat ditangani BP,
hampir semua media massa baik media online dan media cetak nasional
memborbardirnya, sehingga mau tak mau para timses harus segera mencari
alternatif nama 'bos' yang baru.
Kabar mengejutkan ini ternyata juga sudah mulai berhembus dikalangan
kontraktor Kota Depok yang merasa khawatir dengan plotingan
proyek-proyek untuk timses yang kabarnya 'dikelola' langsung oleh
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Ety Suryahati.
AD misalnya. Pengusaha muda bertubuh gempal tersebut mengaku bahwa
pada penghujung tahun 2011 lalu, ia mendengar nama BP sebagai pihak
(rekanan) yang mendanai paket-paket proyek yang 'dikelola' oleh salah
satu timses Nur Mahmudi.
"Puluhan paket proyek yang digelar di penghujung tahun 2011 lalu
kabarnya didanai oleh BP. Kabar yang berkembang, BP adalah orang
bawaan AA yang bertujuan untuk mendanai paket-paket proyek yang
dikoordinir oleh MQ", ujar AD mengisahkan, Kamis (1/3).
Lebih jauh AD berharap, Pemerintah Kota Depok dan Wakil Rakyat yang
duduk di Kota Kembang (DPRD, red) untuk dapat mengakomodir para
pengusaha / kontraktor lokal agar dapat berkontribusi dalam
pembangunan di Kota Depok.
Lalu kira-kira siapakah 'bos duit' yang akan digandeng timses untuk
membiayai paket-paket proyeknya pada tahun 2012 ini ?? Kita tunggu
saja perkembangan selanjutnya. (ferry sn)
Editor : Pak RW