Jakarta, Suara Publik.com - majunya Cagub incumbent Fauzi Bowo dan Cawagub Nachrowi Ramli dalam
Pemilukada DKI Jakarta, sepatutnya harus didukung penuh oleh kaum Betawi pada
khususnya, dan warga DKI Jakarta pada umumnya. Karena mereka adalah putra
daerah terbaik dari tanah Betawi, yang siap membangun Jakarta dengan penuh
kesungguhan dan keikhlasan. Demikian penuturan H. Royani Sapri, salah satu
tokoh Betawi Pasar Minggu Jakarta-Selatan baru-baru ini.
H.Royani juga menambahkan, Jakarta
sebagai ibukota negera yang penduduknya multi etnis harus dipimpin putra
daerah. Agar kaum Betawi selaku penduduk inti Kota Jakarta bisa mengembangkan
SDM-nya di segala bidang.
“Dengan dipimpin putra daerah, maka
kultur Betawi lebih mudah dipertahankan dan dikembangkan di tanah Betawi ini.
Karena itu kita harus berjuang maksimal agar pasangan Fauzi – Nachrowi menang
dalam Pemilukada DKI Jakarta ini,” tutur H. Royani, yang sejak Pemilukada DKI
Jakarta 2007 lalu sudah berjuang all out untuk kemenangan Fauzi Bowo.
Orang Betawi kalau mau maju,
tambahnya, memang harus berjuang keras dengan penuh kesungguhan dan
kebersamaan. Kalau tidak, maka kaum Betawi akan semakin terpinggirkan karena
tak mampu bersaing di tanah kelahirannya sendiri.
“Karena itu bagi orang Betawi yang
sudah maju secara ekonomi, punya kedudukan tinggi di berbagai lembaga negara,
dan memiliki pendidikan yang tinggi harus memikirkan nasib kaumnya yang tidak
seberuntung dirinya. Karena kalau bukan kita yang memajukan Betawi ya siapa
lagi?!” tegas tokoh Betawi yang dikenal loyal di lingkungannya itu.
Kemajuan yang dialami Kota Jakarta,
menurut H. Royani, adalah karena kontribusi yang besar dari kaum Betawi.
Banyaknya jalan MHT, masjid, dan mushala di DKI Jakarta itu merupakan warisan
dari orang-orang tua kita dulu. Mereka rela tanahnya diambil untuk jalan agar
anak cucunya nanti punya jalan yang bagus. Mereka wakafkan tanah mereka untuk
pembangunan masjid, mushala, dan sekolah-sekolah madrasah agar anak keturunan
mereka maju secara intelektual tanpa melupakan agama.
“Tapi kenyataannya sekarang, warisan
berharga itu lebih dinikmati oleh para pendatang karena kaum Betawi sendiri
banyak yang tersingkir akibat kurang opennya orang Betawi yang sudah maju
kepada kaumnya yang belum maju. Karena itu, sekali lagi, buat orang Betawi yang
sudah pada maju, yuk kita berjuang bersama dan sama-sama berjuang untuk
kemajuan kaum Betawi pada khususnya dan Kota Jakarta pada umumnya,” imbuh H.
Royani.
Perjuangan itu dapat dimulai dengan
bekerja keras sebatas kemampuan yang ada pada diri kita masing-masing untuk
memenangkan pasangan Fauzi – Nachrowi. Jika tanah Betawi yang kini jadi ibukota
negara dipimpin oleh tokoh nasional berdarah Betawi, insya Allah kultur kaum
Betawi bisa dipertahankan eksistensinya, dan anak keturunan kita tidak akan
kehilangan jati dirinya sebagai anak Betawi.
“Kita dukung pasangan Fauzi –
Nachrowi tuh bukan semata-mata mereka Betawi. Tetapi mereka memang memiliki
pengalaman dan kemampuan yang cukup untuk memimpin Jakarta dibanding calon
lainnya. Jadi salah banget kalau tokoh Betawi tidak mendukung pasangan Fauzi –
Nachrowi lantaran kedudukan yang dia punya sekarang. Padahal, kedudukan yang
dia pegang sekarang itu juga hasil perjuangan dari orang-orang Betawi. Jangan
karena kepentingan pribadi, kepentingan anak cucu kaum Betawi dikesampingkan,”
tegas H. Royani.
Semenjak kepemimpinan Fauzi Bowo,
kata H. Royani, dirinya merasa senang karena Kota Jakarta semakin maju dan kaum
Betawi semakin bisa menunjukkan eksistensinya. Karena kepemimpinan Fauzi Bowo
maka kaum Betawi bisa menjadi tuan rumah di kampung halamannya sendiri.
“Sekarang ini sudah banyak pejabat pemda, pejabat walikota, camat, sampai lurah yang dipegang oleh orang Betawi. Ini harus kita syukuri. Kalau bukan Fauzi Bowo yang jadi gubernur, jangan mimpi orang-orang Betawi yang pinter bisa memiliki jabatan strategis di Pemda DKI Jakarta. Salah satu cara mensyukurinya, ya berjuang agar Fauzi dan Nachrowi bisa memimpin Jakarta lima tahu ke depan,” pungkas H. Royani yang ingin agar kaum Betawi yang sudah maju selalu siap membantu kaum Betawi lainnya agar bisa maju.(fajar)
Editor : Pak RW