Surabaya, Suara Publik - Tugas seorang santri tidak hanya belajar ilmu agama, namun ilmu dunia juga harus dikuasai. Seperti halnya, para santri TPQ Padi Wojo II Surabaya. Mereka belajar ilmu agama dan ilmu dunia.
Dengan merambahnya COVID-19 di Indonesia, para santri diedukasi bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar. Ilmu agama pun menganjurkan untuk menjaga kebersihan.
"Anadhafatu minal iman. Begitulah kiranya kita pelajari dalam agama, yang artinya Kebersihan itu sebagian dari iman. Bersih yang bagaimana? Dengan cara bagaimana? Ilmu dunia bisa menjawabnya dari ilmu agama yang telah ada", ujar Bijak Yuriswira, S.H. selaku Ketua Pendidikan TPQ Padi Wojo II Surabaya.
Praktek cuci tangan pakai sabun dalam rangka melawan COVID-19 dilakukan pada Rabu, 18 Maret 2020. Tidak hanya itu, di dalam surat himbauan yang telah dikeluarkan, agar orang tua/wali santri dapat menjaga anak-anaknya dari wabah COVID-19.
Demi memutus rangkai penularan wabah COVID-19 dan dalam rangka peringatan Isra' Mi'raj, maka para santri diliburkan hingga 29 Maret 2020.
"Kami sudah rapatkan perihal ini dengan Ketua Pendidikan untuk meliburkan para santri demi kemaslahatan bersama", ujar M. A. Sakur selaku Kasie Kedisiplinan.
Harapan kita agar Wabah COVID-19 dapat segera musnah dan kehidupan manusia dapat kembali normal sebagaimana mestinya. "Perlunya ikhtiar dan doa dalam menghadapi wabah ini. Semoga Allah selalu menyertai dan meridhai kita semua. Aamiin", harap Bijak.
Editor : Redaksi