GRESIK, (suara-publik.com) - Bertempat di aula Kecamatan Benjeng, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di gelar. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah dinas terkait. Di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Benjeng, Nurul Fuad, Kepala Desa dan Sekretaris se- Kecamatan Benjeng, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta undangan lainnya yang berpartisipasi aktif dalam forum perencanaan pembangunan tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Benjeng, Nurul Fuad, menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aslluchul Alif yang berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Kecamatan Benjeng untuk terus mendukung dan menyelaraskan program pembangunan daerah.
"Benjeng adalah salah satu kecamatan yang mendukung program program pemerintah Kabupaten Gresik. Kami turut bangga atas capaian yang di dapat," kata Nurul Fuad, Kamis, (05/02/2026).
Musrenbang ini bertujuan memaparkan dan membahas usulan prioritas pembangunan wilayah Kecamatan Benjeng yang telah disepakati dalam musrenbang desa sebelumnya. Usulan tersebut mencerminkan kebutuhan riil masyarakat dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Camat Benjeng juga berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat direalisasikan, salah satunya pembangunan Pendopo Kecamatan Benjeng yang setiap tahun terus diusulkan namun hingga kini belum terealisasi. Harapan tersebut diperkuat oleh salah satu peserta musrenbang yang menyampaikan bahwa pembangunan pendopo kecamatan telah diperjuangkan sejak tahun 2013.
"Semoga tahun ini pemerintah Kabupaten Gresik merealisasikan usulan pembangunan pendopo Kecamatan Benjeng," pungkasnya.
Disisi lain, tiga anggota DPRD Kabupaten Gresik, yakni H. Abdullah Munir, Ainul Yatim Tirta dan Sudadi turut memberikan paparan serta pandangan umum. Ketiganya menegaskan komitmen untuk mengawal dan memperjuangkan usulan prioritas masyarakat Kecamatan Benjeng.
Para anggota DPRD juga menjelaskan bahwa pola penganggaran pada tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga peran DPRD lebih difokuskan pada fungsi pengawasan dan pengawalan aspirasi masyarakat agar tetap dapat terwujud melalui mekanisme Musrenbang RKPD.
Musrenbang RKPD Kecamatan Benjeng Tahun 2027 ini menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh usulan yang telah dirumuskan dapat masuk dalam program pembangunan Kabupaten Gresik demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkeadilan. (mar)
Editor : Redaksi