KOTA BLITAR(suara-publik.com)-Ridho Handoko, SPd, dari Partai Demokrat mengatakan, masih banyak pembenahan-pembenahan yang dilakukan. Karena tugas-tugas periode 2009-2014 belum dikerjakan. “Nantinya setelah pelantikan, kita akan meneruskan pekerjaan yang belum selesai. Tapi sebelum kita mengerjakan, semua harus membentuk komisi fraksi-fraksi juga kelengkapannya,” ujarnya.
Sementara Glebot Catur Arijanto, SH, Ketua sementara DPRD Kota Blitar menegaskan, untuk pimpinan sementara dalam undang-undang dipilih dari partai terbanyak dan selanjutnya untuk pimpinan ini nanti mempunyai tugas untuk membentuk fraksi.
Fraksi itu, lanjutnya, nanti akan mengusulkan pimpinan secara difinitif. Dan dari internal PDIP harus dipahami, meskipun PDIP partai pemenang untuk penentuan pimpinan DPRD harus melalui mekanisme fitenforpetes.
“Kita tinggal menunggu hasilnya, dan untuk permasalahan yang belum terselesaikan, kita tetap berpegang dalam kesinambungan dan tanggung jawab,” jelasnya. Ditambahkan pula,” Kita selesaikan supaya tercapai dan terpenuhi, karena kita mempunyai fungsi bajeting dan fungsi pengawas, tentunya dalam kontek pengawasan kita tetap berusaha untuk professional dan obyektif,” paparnya.
Adapun yang dilantik 25 anggota DPRD Kota Blitar. Nampak hadir Walikota Blitar dan Wakil Walikota Blitar, Forpimda, Kepala SKPD se-Kota Blitar, Camat dan Lurah se-Kota Blitar. Acara pelantikan juga dilakukan serah terima pimpinan lama kepemimpinan sementara yakni Glebot Catur Arijanto,SH (PDIP) dan anggota DPRD dari partai GERINDRA.(lin)
Editor : Pak RW