Bila saja Tri Rismaharini menerima tawaran menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta. Besar kemungkinan Risma akan memenangkan pemilihan Kepala Daerah di Jakarta. Sebab hanya Risma yang bisa menandingi Ahok dalam konstelasi politik ibu kota.
Menurut catatan redaksi yang menurunkan beberapa relawan untuk pemetaan politik terbaru, Risma di gadang-gadang warga Jakarta. Sebagaian warga yang telah menjadi anggota teman Ahok kecewa dengan keputusan Ahok maju lewat Partai.
Lalu mayoritas Ojek, PKL, Pengemudi dan warga pinggiran sudah tidak menginginkan Ahok jadi Gubernur lagi. Demikian juga beberapa Ormas aliran agama tertentu juga tidak menghendaki pemimpin model Ahok.
Selain uraian diatas, Partai Politik yang tidak menghendaki Basuki Tjahaya Purnama tampil lagi sangat banyak. Hal itu terlihat sejak awal Ahok memimpin, tidak pernah akur dengan DPRD DKI Jakarta. Ditambah PDIP sudah memberi signal tidak akan mendukung calon Petahana.
Analisa politik Redaksi: PDIP akan mengusung Risma karena harga diri Partai. Walau Ahok sering mengatakan sangat dekat dengan Ketua Umum PDIP. Namun mayoritas kadernya kurang bisa menerima Ahok. Ditambah sikap Ahok yang sering membuat suasana gaduh di internal PDIP.
Bila Tri Rismaharini Walikota Surabaya bersedia dicalonkan PDIP, 85 persen akan digandengkan dengan Sandiaga Uno yang diusung Gerindra. Bisa dipastikan semua Partai, selain Partai pendukung Ahok akan mendukung Risma. Kecuali Partai Demokrat yang masih mengambang. Namun tidak mustahil saat menjelang penutupan pendaftaran Cagub Demokrat juga mendukung Risma. Karena hubungan Risma dengan Demokrat Surabaya dan Jatim harmonis dimasa lalu.
Kini warga Jakarta menunggu kesediaan Walikota wanita terbaik ini. Banyak bermunculan elemen-elemen pendukung Risma. Bila saja sebelum masa akhir pendaftaran Cagub DKI Jakarta ditutup. Risma mengamini tugas Partai untuk menjadi DKI 1, besar kemungkinan Ahok akan tertandingi.
Editor : Pak RW