Puluhan Penumpang Terlantar di Pelabuhan Gresik, Polres dan Pelindo Sigap Beri Solusi

Reporter : Redaksi

GRESIK, (suara-publik.com) – Harapan untuk segera pulang ke Pulau Bawean harus tertunda bagi 60 calon penumpang di Pelabuhan Gresik. Mereka sempat terlantar semalaman akibat kehabisan tiket, hingga akhirnya mendapat bantuan serta kepastian keberangkatan dari pihak kepolisian dan pengelola pelabuhan.

Peristiwa ini terjadi saat puluhan calon penumpang kapal KM Gili Iyang tujuan Bawean gagal mendapatkan tiket untuk jadwal keberangkatan pukul 20.00 WIB. Sejak sore hari, para penumpang telah mengantre, namun tidak seluruhnya dapat terakomodasi.

Kondisi tersebut dipicu simpang siur informasi mengenai adanya penambahan kuota penumpang. Kapal yang semestinya hanya mengangkut 196 orang sesuai kapasitas normal, sempat dikabarkan akan menambah kuota hingga 392 penumpang. Namun hingga waktu keberangkatan tiba, penambahan tersebut tidak terealisasi.

Akibatnya, sebanyak 60 calon penumpang terpaksa tertinggal dan memilih bertahan di area terminal pelabuhan demi menunggu kejelasan jadwal keberangkatan berikutnya.

Merespons situasi ini, Kapolres Gresik Ramadhan Nasution bergerak cepat mengambil langkah penanganan. Jajaran Polres Gresik bersinergi dengan Pelindo untuk memastikan kondisi para penumpang tetap aman dan kondusif.

"Kami telah berkoordinasi dengan Pelindo untuk menyiapkan tempat istirahat sementara yang layak bagi warga. Selain itu, kami juga membagikan snack dan minuman untuk membantu meringankan beban para penumpang selama menunggu kepastian," ujar Kapolres.

Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan ASDP Indonesia Ferry, KSOP, serta operator pelayaran Express Bahari.

Hasilnya, seluruh penumpang yang sempat tertunda dijadwalkan berangkat pada Kamis (19/3/2026) menggunakan kapal Express Bahari.

"Fokus utama kami adalah memastikan seluruh warga bisa segera sampai ke tujuan dengan aman. Hari ini diupayakan seluruh penumpang yang tertunda semalam sudah bisa diberangkatkan," tegas Kapolres.

Langkah cepat dan sinergi lintas instansi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat, terutama di tengah meningkatnya mobilitas penumpang menjelang arus mudik. (74ck)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru