GRESIK, (suara-publik.com) - Polres Gresik mematangkan berbagai langkah pengamanan menjelang pelaksanaan Suroan Agung 2026 yang bertepatan dengan peringatan Malam 1 Suro pada Selasa (16/6/2026) malam. Melalui pengamanan terpadu yang melibatkan personel gabungan serta koordinasi lintas sektor, kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Gresik.
Rangkaian kegiatan Suroan Agung tahun ini dipusatkan di Kota Madiun dan turut dilaksanakan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Gresik. Mengingat tingginya mobilitas massa dalam momentum tersebut, aparat keamanan meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya perguruan pencak silat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta generasi muda dalam menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh persaudaraan.
"Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Gresik untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan Suroan Agung 2026. Mari kita junjung tinggi persaudaraan, saling menghormati, serta menjaga nama baik Kabupaten Gresik agar tetap aman dan damai," ujar AKBP Ramadhan Nasution, Selasa (16/6/2026).
Sebagai langkah preventif, Kapolres meminta seluruh ketua ranting perguruan pencak silat untuk aktif berkoordinasi dengan Muspika, aparat keamanan, serta pihak terkait mengenai pergeseran massa maupun agenda pengesahan warga baru. Koordinasi tersebut dinilai penting untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan konvoi kendaraan roda dua maupun roda empat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Penggunaan knalpot brong juga dilarang karena kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan maupun unggahan di media sosial yang berpotensi memicu gesekan antarkelompok. Menurutnya, kedewasaan dalam bermedia sosial menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas keamanan selama peringatan Malam 1 Suro.
Tak hanya itu, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran hukum, termasuk konsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan lain yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
"Keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan Gresik yang aman, nyaman, dan kondusif demi terciptanya suasana Suroan yang penuh kedamaian," tegas Kapolres.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, perguruan pencak silat, dan seluruh lapisan masyarakat, pelaksanaan Suroan Agung 2026 di Kabupaten Gresik diharapkan dapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Momentum Malam 1 Suro pun diharapkan menjadi ajang mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat. (74ck)
Editor : Redaksi