Pindahkan Bensin ke Drum, Pikap Suzuki Mega Carry Terbakar di Samping SPBU Wringinanom

Reporter : Redaksi

GRESIK, (suara-publik.com) – Sebuah mobil pikap Suzuki Mega Carry hangus terbakar di samping SPBU Wringinanom, Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Rabu (21/10/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kebakaran terjadi saat pemilik kendaraan, Asnan (50), diduga sedang memindahkan bensin dari tangki mobil ke drum besi. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat melahap bodi kendaraan. Kobaran api sempat membuat warga panik, mengingat lokasi kebakaran berada tepat di samping SPBU yang memiliki risiko tinggi apabila api merembet.

"Api tiba-tiba muncul dan melahap bodi mobil," ujar seorang warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gresik, Suyono, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menjelaskan, pemilik kendaraan tengah memindahkan bensin dari tangki mobil ke drum besi miliknya sambil menunggu pengisian bahan bakar jenis Pertamax.

"Dikarenakan cuaca yang sangat panas, tiba-tiba muncul percikan api dari mobil Carry miliknya. Tanpa menunggu lama, mobil Carry tersebut meledak dan terbakar," ungkap Suyono dalam laporannya.

Warga sempat berusaha memadamkan api secara mandiri. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak efektif. Khawatir kebakaran meluas ke bangunan dan permukiman di sekitar lokasi, seorang warga segera menghubungi layanan darurat 112 untuk meminta bantuan.

Petugas pemadam kebakaran dari Pos Driyorejo diberangkatkan pukul 11.28 WIB dan tiba di lokasi enam menit kemudian. Petugas langsung melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 11.54 WIB. Setelah proses penanganan selesai, kondisi di lokasi dinyatakan aman.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius tentang bahaya penanganan bahan bakar secara tidak aman. Bensin menghasilkan uap yang mudah terbakar, sehingga pemindahannya ke wadah lain harus dilakukan dengan prosedur keselamatan yang tepat dan jauh dari sumber penyalaan.

Masyarakat diimbau tidak memindahkan atau menangani bahan bakar secara sembarangan, terlebih di sekitar SPBU maupun lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan umum. (74ck)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru