Surabaya Suara-Publik. Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada tahun 2018 mendatang, bakal ramai. Pasalnya, diluar dugaan seorang paranormal yang namanya sudah menasional, baik itu di jawa timur maupun di Jakarta, akan mencalonkan sebagai Gubernur Jatim.
paranormal tersebut bernama Ki Sabdo Jagad Royo. Melalui deklarasinya pada Minggu (12/3/2017) siang, di kediamannya Jalan Kedung Klinter l no.68 Surabaya, pria 62 tahun ini dengan tegas menyampaikan niatnya untuk maju pada Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada tahun 2018 mendatang.
"saya maju cagub 2018 ini, karena ada panggilan hati nurani saya yang sangat mendalam. Yang nantinya untuk berbuat sesuatu untuk jawa timur supaya ada perubahan. Karena kalau seperti ini-ini saja nggak ada perubahan, bakal nggak akan maju jawa timur," kata Ki Sabdo Jagad Royo.
Pria yang akrab dipanggil Ki Sabdo ini melanjutkan, hal yang dimaksud tidak adanya perubahan itu adalah contoh nyatanya seperti saat dia ingin bertemu pemimpin atau Gubernur Jatim itu birokrasinya setengah mati. Bahkan, saat dirinya ingin menyampaikan tiga masalah ke Gubernur, hingga saat ini belum terlaksana lantaran Gubernur ada halangan dan selalu beralasan.
"dengan hal tersebut, makanya saya bertekad untuk maju cagub. Dan kalau nanti saya bisa jadi Gubernur Jatim, Birokrasi ini bakal saya rombak. Seperti rumah, kantor Gubernur maupun di Grahadi itu salah satu akan saya buka untuk umum mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore (jam kerja). Di jam-jam itulah, akan saya bebaskan siapa saja yang mau ketemu dengan pemimpinnya, Gubernurnya, tidak ada birokrasi surat menyurat atau bertele-tele itu," tegasnya.
Dengan begitu, kata Ki Sabdo, pihaknya meminta do'a kepada masyarakat, khususnya Surabaya, supaya dirinya bisa menjadi Gubernur Jatim pada 2018 mendatang. Sementara saat ditanya siapa calon pendampingnya untuk maju cagub nanti? Ki Sabdo mengatakan untuk sementara dirinya bakal maju sendiri, numun bukan juga independen.
"untuk sementara saya maju sendiri, tapi bukan independen. Tapi ini sudah ada beberapa partai-partai yang melamar dan mendukung saya, namun tidak saya sebutkan. Karena kalau saya sebutkan, nggak etis nanti. Dan saatnya nanti pasti saya sebutkan," beber pria yang sudah menekuni praktek Klenik Politik sejak sebelum nikah ini.
Terpisah, saat disinggung tentang lobi-lobi politik ke partai-partai di jawa timur, pria yang pernah di undang dalam acara televisi di Mata Najwa ini menandaskan, jika sebagian sudah ada yang melobinya, baik itu pengacaranya juga sudah ada yang melobi. "Yang pasti, nanti saatnya akan saya sampaikan. Dan untuk partai-partainya sendiri, ada yang baru dan juga ada yang lama," terang Ki Sabdo.(TOM).
Editor : Pak RW