Laporan: Tom
SURABAYA suara-publik. Pihak kepolisian Polrestabes Surabaya beserta jajaran Polsek Tambaksari Surabaya melakukan penggrebekan tempat perjudian (Dadu dan burung merpati) di kawasan kel. Ploso , kec. Tambaksari Surabaya, rabu (02/8), sekitar pukul 14.30 wib.
Informasi yang di himpun, petugas berhasil mengamankan 40 orang. Selain itu, turut juga diamankan beberapa barang bukti seperti peralatan perjudian dan mata dadu, burung merpati dan uang tunai termasuk sepeda motor pengila judi tersebut yang terparkir.
Sontak mengetahui adanya petugas yang melakukan penggrebekan, para pengila judi yang sedang aksi gerombol ( nongkrong) ditempat tersebut, langsung kocar-kacir. Bahkan hendak mencoba melarikan diri.
Tak mau pegila (pemain judi) itu kabur, petugas pun langsung menutup akses keluar dari tempat tersebut dan langsung mengepungnya.
Alhasil hampir semua orang yang berada disekitar lokasi itupun berhasil diamankan. Bahkan, saat Polisi meringsek masuk ke kawasan perjudian, 40 orang yang diamankan diduga sedang asik gerombol (nongkrong) terlibat judi. Mereka berhamburan dan sempat terlihat panik.
"Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard M Sinambellang mengatakan, 40 orang yang diamankan masih terkait dengan menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat tentang keberadaan tempat perjudian ditengah kota ini,”ujarnya. “Jadi memang kita bersihkan semua tempat perjudian dan penyakit masyarakat.
Dari 40 orang berhasil kita amankan. Nanti kita saring mana yang akan dijadikan tersangka ,” terang Leonard, kepada awak media dilokasi penggrebekan, rabu (02/8).
Lanjut Leonard, dari penggerebekan yang dimulai sejak pukul 14.30 wib, setidaknya puluhan orang diamankan dari lokasi yang dijadikan tempat perjudian di kawasan Ploso, kec. Tambaksari Surabaya,”lanjutnya. Selain itu, tempat perjudian yang diamankan Polisi. Saat ini sedang dilakukan pendalaman terkait kapan tempat tersebut mulai beroperasi.
Sementara seluruh orang yang berada dilokasi telah diamankan di Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. “Ini semua yang ada disekitar lokasi kita bawa ke Mapolrestabes untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Terkait sudah sejak kapan beroperasi, kita akan dalami dan juga mencari siapa bandar dan pemilik tempat perjudian ini,” tegas Leonard .
Editor : Redaksi