Anggaran Santunan Warga Miskin Hilang di APBD Surabaya 2012

suara-publik.com

Meski telah ada kesepakatan antara anggota dewan dan SKPD pemkot Surabaya untuk memasukkan dana santunan warga miskin yang mendapat kesusahan atau meninggal dunia, namun pengesahan Paripurna hari ini ternyata tidak memuatnya. Alhasil terjadi beberapa interupsi sebelum pengesahan dilakukan.

SURABAYA-  APBD 2012, Jumat (20/1/2012) disahkan. Selama tahun anggaran ini, Surabaya dijatah sebesar Rp5,1 triliun. Namun dalam pengesahan itu, diwarnai interupsi.

Hal ini terkait tidak dimasukkannya anggaran Rp10 miliar untuk santunan warga miskin yang mendapat kesusahan atau meninggal dunia. Padahal, menurut anggota dewan, sudah ada kesepakatan antara dewan dengan SKPD pemkot (Dinas Sosial).

Seperti disampaikan Masduki Toha, pihaknya sudah mengusulkan anggaran itu, dan sudah dianggarkan. Tapi saat paripurna, kata Masduki, dirnya kaget karena anggaran itu tak dimasukan pemkot.

“Surabaya ini kota besar dengan APBD sangat besar. Mosok kita kalah dengan Gresik, Tangerang dan Bogor yang nilai APBD-nya lebih kecil dari Surabaya tapi sudah memberikan santunan kepada warga miskinnya,” ujar Masduki.

Adies Kadir dari Fraksi Golkar juga sangat menyesalkan adanya pencoretan itu. Namun dalam pengesahan APBD 2012 ini, menurut dia, jangan sampai mundur ke belakang. Artinya masalah itu dibahas ulang, tapi masalah itu bisa dibahas saat ada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2012 pada April mendatang.

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyetujui jika masalah santunan untuk warga miskin itu tetap dimasukan dalam PAK mendatang. Sementara, pos anggarannya tetap masuk dalam Dinas Sosial Surabaya. cox

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru