Mahasiswa LIRA Kawal Pemilukada Damai DKI Jakarta

suara-publik.com

Jakarta Suara-Publik.com - Dikatakan oleh Ketua Umum Jaring Mahasiswa LIRA (Jaring Mahali) Joko Priyoski saat melantik Ketua DPW Jaring Mahali DKI Jakarta H.Wilman Gultom Kamis (22/3/2012) di Taman Ismail Marjuki (TIM) Jakarta. ”Dalam rangka melaksanakan pesta Demokrasi yang akan digelar pada Juli mendatang. Maka dengan ini saya menghimbau kepada seluruh Mahasiswa yang ada di Jakarta Khususnya Jaring Mahali, untuk tetap menjaga dan mengawal  Pemilukada DKI Jakarta ini jangan sampai ada kerusuhan dan jangan pula terjadi kecurangan” tutur Jojo panggilan sehari hari Joko Priyoski. Pada kesempatan yang sama hal senada disampaikan  oleh Ketua Jaring Mahali DPW DKI Jakarta yang baru saja dilantik, ”bahwa Jaring Mahali dalam rangka turut mensukseskan pemilukada DKI Jakarta, jangan sampai terjadi kecurangan, maka Jaring Mahali  akan terus mengawasi baik itu penyelenggara maupun peserta Pemilukada, dan untuk Panwaslu pun diharapakan harus benar-benar bekerja bersama-sama demi terwujudnya pemilukada yang benar dan bersih,”Kata Wilman.

Dalam sambutannya Wakil Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA)  Ir.Imam Bogie Yuhda Swara menghimbau kepada seluruh Mahasiswa yang tegabung dalam Jaring Mahali, agar tidak membuat kegaduhan dan kerusuhan menjelang Pemilukada DKI Jakarta , serta secara nasional menjelang kenaikan BBM agar tidak terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin menggunakan kesempatan ini untuk suatu kepentingan.  ”Mmaka marilah kita kawal Pemilukda ini dengan hati yang damai, dengan harapan pelaksanaan pemilukada nanti akan terlaksana dengan baik dan benar, sesuai dengan tema pada hari ini yaitu mengawal Pilkada Damai DKI Jakarta,” tutur Bogie.

Ditambahkan oleh anggota DPD RI H. Pardi bahwa  dirinya sangat bangga dengan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) karena LIRA selalu mengawal pemerintahan dengan program nya yang terus disuarakan yaitu  memberantas korupsi . Maka saya berharap dengan adanya Jaring  Mahali DKI Jakarta ini semua anggaran yang menggunakan APBN bisa dikawal supaya anggaran tersebut bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya. Khususnya untuk anggaran pendidikan dan kesehatan yang kerap menjadi topik pembicaraan oleh kalangan menengah kebawah. ”Yang tentunya akan membawa harapan warga DKI Jakarta menjadi lebih baik, maka mari kita bersama perangi korupsi dan saya berjanji  jika nanti ada salah satu keluarga saya yang korupsi, saya sendiri  yang akan mengantarkannya ke KPK. Jadi kita harus memberikan contoh itu mulai dari diri kita sendiri, dan saya juga menghimbau agar Jaring Mahali ini terus mengawal anggaran  Tahun 2012. Yang artinya anggaran tersebut harus bisa dirasakan langsung oleh warga DKI Jakarta khususnya dan seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Pardi.(Hesty)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru