Jakarta, Suara-Publik.com - Kisruh Partai Damai Sejahtera yang dipimpin oleh Denny Tewu ini nampaknya tengah dilanda badai perseteruan antara DPP dengan DPW DKI Jakarta yang diketuai oleh Sahrianta Tarigan. Dengan pecah nya kontrak politik untuk mengusung calon Gubernur DKI Jakarta yang akan di gelar pada bulan Juli mendatang, tidak akan membuat mundur Sahrianta Tarigan untuk menarik kembali dukungan nya terhadap pasangan Fauji Bowo dan Nachrowi Ramli. Saat ditemui akar rumput serta Ketua DPC PDS mengatakan tetap akan mendukung Foke-Nara sesuai dengan apa yang telah diputuskan pada Rakorwil beberapa waktu yang lalu.
"kami dari semua wilayah DKI Jakarta pada saat Rakorwil sepakat memutuskan untuk mendukung Foke-Nara, dan itu atas persetujuan dari akar rumput yang kami sampaikan melalui rapat koordinasi wilayah. Dalam hal dukungan ini kami tidak ada paksaan dan keterpaksaan, sekali lagi kami katakan bahwa untuk kami tidak ada tawar menawar untuk tetap mendukung Foke-Nara menuju DKI I" ungkap Ketua DPC PDS Jakarta Utara Padapotan Siahaan. Hal yang sama dikatakan oleh Andy anggota PDS Jakarta Utara,"kami sebagai akar rumput tetap akan mendukung Foke-Nara,"kata Andy.
Dalam menghadapi konflik yang terjadi di partainya Ketua DPW DKI Jakarta Sahrianta Tarigan menjawab semua pertanyaan wartawan dengan senyum dan tidak menampakan permusuhan meskipun terdengar isu bahwa dirinya akan di PAW dan di panggil oleh DPP PDS,serta akan segera dibekukan oleh KPUD untuk partai PDS yang mendukung Foke-Nara,hal tersebut dikatakan oleh Ketua KPUD DKI Jakarta Jamaluddin.
"karena saya di zolimi, jadi orang lain yang membela saya,dan semua itu bukan omong kosong belaka, mereka dari Dewan Pers Reformasi, kelompok cipayung, tokoh-tokoh Kristiani, dan dari GBI juga turut memberikan Suport untuk tetap menjalankan amanah dari rakyat. Maka dalam hal ini semua suara dari akar rumput akan mengajukan gugatan di Pengadilan wilayah Jakarta Barat, karena itu dianggap perlu, dan apa yang selama ini saya kerjakan pun untuk kepentingan orang banyak," ungkap Sahrianta saat ditemui di Senayan Kebon Sirih.
Masih dikatakan Sahrianta bahwa dirinya tidak akan gentar dan akan tetap mendukung Fauji Bowo, meskipun ada pernyataan dari DPP PDS melalui Ketua Pilkada DKI Jakarta yang juga merangkap sebagai caretaker DPW DKI Jakarta PDS. Bahwa dirinya harus mempertanggung kawabkan atas keputusan yang diambilnya, karena tidak mmengikuti mekanisme partai,"jika saya akan melacurkan diri bisa saja, kenapa tidak, jadi apa yang sudah saya jalankan tetap saya akan dukung Fauji Bowo, untuk apa pilih yang kalah,saya tidak peduli karena grasroot ada di pihak saya,"tegasnya.
Saat dikonfirmasi Ketua Umum PDS tidak memberikan komentar apapun, namun hal tersebut dijawab oleh Gideon Mamahit selaku ketua Caretaker DPW DKI PDS yang juga merangkap sebagai ketua Pilkada DKI. Gideon mengklaim dukungan kepada pasangan Alex-Nono dan Ia mengatakan, "bahwa siapa pun itu apa pun itu bentuk organisasinya, dan dikatakan kader, maka dia harus menuruti aturan dan mekanisme AD/ART yang berlaku. Mengenai Ketua DPW DKI Jakarta yang tidak sejalan dengan aturan AD/ART tersebut harus mempertanggung jawabkan segala sesuatu yang telah diputuskan olehnya. Dalam waktu dekat ini kami akan segera memanggil Ketua DPW DKI Jakarta PDS," ujar Gideon.
"Yang memberikan dukungan pada Alex-Nono ada di PDS tingkat DPP sedangkan PDS yang mendukung Foke-Nachrowi hanya ditingkat DPW,jadi DPW PDS yang mendukung Foke-Nachrowi kan dibekukan,"papar Jamal Rabu (28/3/2012).(Hesty)
Editor : Pak RW