BONDOWOSO (suara-publik.com)- Adanya rumor bahwa PKB Bondowoso pecah menjadi Dua kubu, yakni mendukung Karsa dan mendukung Khofifah, membuat Drs. H. Samsul Hadi, angkat bicara. Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa Cabang Bondowoso ini menghimbau dengan tegas kepada warga PKB Bondowoso, agar mendukung dan mensukseskan pasangan calon Gubernur Jawa Timur, Khofifan Indar Parawansa dengan Herman Sumawiredja.
Menurut Samsul Hadi, sesuai dengan intruksi dari DPP dan DPW Partai Kebangkitan Bangsa bahwa seluruh kader PKB di Kabupaten Bondowoso wajib untuk membela dan memenangkan Khofifan dengan Herman. “Instruksi ini tidak ada tawar menawar, kalau cinta kepada PKB dan NU, maka diwajibkan mendukung dan memenangkan calon gubernur yang diusung oleh PKB,” katanya.
Ketika ditanya terkait pernyataan H. Ahmad Dhafir, Ketua DPC PKB Bondowoso, beberapa waktu lalu, bahwa semua kader PKB diwjibkan mendukung pasangan Soekarwo dengan Syaifullah Yusuf (Karsa). Dengan tegas Samsul Hadi mengatakan, “Saya tidak akan ngurusi komentar atau pernyataan siapapun, karena kita DPC PK Bahkan menjalankan perintah dari DPP dan DPW PKB,” terangnya.
Pihaknya juga mengklaim bahwa PKB Bondowoso tidak terpengaruh terhadap pernyataan Ahmad Dhafir sebagai Ketua DPC PKB Bondowoso, yang mengajak kader PKB mendukung Karsa. “Siapapun yang berkomentar terkait dukungan selain Khofifah–Herman, itu di luar kewenangan DPC PKB Bondowoso, karena DPC PKB Bondowoso telah diperintahkan untuk mensukseskan Khofifah-Herman sebagai calon Gubernur yang diusung oleh PKB,” tegasnya.
Ditambahkannya, secara struktural DPC PKB Bondowoso tetap patuh kepada instruksi DPP dan DPW PKB. Karena apapun alasannya, kita yang di bawah harus menyelamatkan dan menjalankan perintah atasan. ”Pernyataan kontroversi itu tidak perlu diterima, karena garis komando DPC PKB Bondowoso sudah jelas, yakni DPP dan DPW PKB, maka kita wajib mengamankan instruksi ituuntuk membela dan memenangkan Khofifah-Herman,” tegasnya (mul,her)
Editor : Pak RW