suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BPJS Cabang Gubeng, Pimpong Klien Saat Klaim JHT.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Surabaya Suara-Publik.com - Dalam pengajuan klaim dana JHT (Jaminan Hari Tua) mantan pekerja ke BPJS, terkesan agak ribet. Bagaimana tidak ribet, jelas jelas pegawai yang sudah tidak bekerja di suatu perusahaan lagi. Namun saat diajukan, tidak dapat diklaim karena dalam sistem online di BPJS, karyawan tersebut masih aktif di perusahaannya. 

Seperti yang dialami oleh Dd warga Surabaya yang hari ini (05/03/20) berniat mengajukan klaim JHT, namun tidak bisa dikarenakan terkendala status BPJS nya masih aktif bekerja.

",saya sudah ajukan, bahkan saya juga sudah dapat surat refrensi kerja dari bekas perusahaan saya, namun masih belum bisa di klaim, karena di komputer tertulis masih aktif, lah saya juga bingung, masak saya harus laporan dulu ke bekas perusahaan saya, kan seharusnya pihak BPJS yang seharusnya menghubungi bekas perusahaan saya itu. Secara administrasi saya juga sudah lengkap",ujar Dd kepada media yang tampak lesu.

Lain halnya dengan Nn, jauh jauh datang ke Kantor BPJS, mau ngeklaim harus daftar dulu secara online",rumah saya jauh mas, saat saya mau klaim, dari security depan bilang kalau mulai maret ini semua pendaftaran harus melalui online, kenapa kok tidak ada pemberitahuan ya sebelum sebelumnya",ujar Nn yang juga tampak lesu.

Menurut penuturan pihak CS kantor BPJS area Gubeng, seharusnya pihak karyawan mempertanyakan kepada bekas Perusahaannya untuk menon aktifkan BPJS nya. ",sudah kami cek, memang tidak bisa masuk, karena BPJS nya masih aktif, coba tanyakan ke pihak Kepesertaan di kantor BPJS tempat Perusahaan mendaftarkan",ujar pihak CS Kantor BPJS Gubeng.

Saat pihak media mencoba konfirmasi kepada Kepala Kantor BPJS Gubeng, yang bersangkutan belum bisa ditemui.

Kembali kata Nn ",seharusnya pihak BPJS yang ngecek dan mempertanyakan ke pihak perusahaan, bukan malah dikembalikan lagi ke masyarakat, kan juga sudah ada surat refrensi dari Perusahaan, kalau kayak gini kan bikin orang bolak balik",ujar Nn yang tampak kesal meninggalkan Kantor BPJS cabang Gubeng

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper