suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BPJS Karimunjawa Gubeng Siap Tuntut, LSM Garad Siap Demo, Terkait Keterbukaan Informasi JHT.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Surabaya Suara-Publik.com, Reformasi birokrasi yang telah dijadikan salah satu program unggulan Presiden Jokowidodo dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, nampaknya belum dapat diimbangi performa dibawahnya, khususnya ditingkat daerah.

Hal itu diketahui, saat adanya peristiwa yang terjadi hari ini tadi(09/03/20)di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan cabang Karimunjawa Surabaya. Yang mana diduga adanya ancaman aksi oleh ketua LSM GARAD Indonesia saat keluar dari Kantor BPJS Ketengakerjaan tersebut.

Achmad Anugrah selaku Ketua LSM GARAD yang akrab dipanggil Achmad Garad menuturkan kepada media, bahwa dirinya merasa ada dugaan diusir oleh pihak Kepala Kantor Cabang Karimunjawa yang diketahui bernama Tarimantan Sanberto Saragih karena mengkritisi kinerja Kepala Cabang tersebut.

"Jadi gini ya mas, tadi itu saya dapat undangan dari media juga melalui WA saya, supaya saya ketemu sama Kepala Cabang, untuk mendengarkan klarifikasi terkait klaim JHT salah satu masyarakat yang belum dapat dicairkan beberapa waktu lalu, dikarenakan kartunya masih aktif, kebetulan memang waktu pengajuan klaim itu bersama saya,"ujar Achmad Garad.

Masih Achmad Garad, nyampai disini tadi(Kantor BPJS cabang Karimunjawa) saya juga gak nyelonong kok, malah saya disuruh nunggu, saya juga nunggu, saat saya dipertemukan dengan Kepala Kantor, membuka obrolan bahwa dirinya sempat menyebut pernah menjadi control sosial, dan menjelaskan prosedur syarat pengajuan klaim, namun dikarenakan saya menduga tidak singkron dengan apa yang saya dengar waktu pertama kali saya datang kesini.

Yang mana adanya penyampaian dari security depan terkait syarat pengajuan klaim bahwa per tanggal 1 Maret pendaftaran harus melalui on line, ya saya pertanyakan terkait aturan itu, karena menurut pantauan kami, bahwa tidak semua masyarakat melek dengan internet.

Artinya ada masyarakat yang dengan ketidak pahaman tersebut kan perlu disosialisasikan, malah yang saya dengar tadi ada persamaan dengan pengurusan hal yang lain dengan mempercontohkan pengurusan surat lain, ya kalau menurut saya tidak bisa dong disamakan, karena ini kan menyangkut hak dalam artian uang dengan surat",imbuh Achmad Garad menjelaskan secara detail.

"saya sampaikan atas hal tersebut, malah saya ditanya perihal keberadaan saya disitu, padahal saya sudah jelaskan bahwa saya selaku control sosial yang kebetulan juga sebagai sumber, namun malah yang bersangkutan(Kepala Kantor) meminta saya surat tugas dan surat kuasa dari masyarakat yang mengajukan klaim, seketika saya sampaikan bahwa saya selaku control sosial (LSM) dan saya juga memakai atribut(seragam) yang mana telah diatur dalam AD/ART LSM GARAD Indonesia sebagai identitas, tapi seolah tidak menggubris, malahan dirinya mengancam akan sama sama mengontrol dan menuntut saya.

Ya secara otomatis saya persilahkan jika itu dilakukan, dan saya sangat siap, karena ini demi kepentingan masyarakat yang lebih luas",ujar Achmad Garad yang pernah menjadi Koordinator relawan kemenangan Jokowi se Jawa Timur tersebut.

Saat ditanya, apa yang nanti akan dilakukan terkait hal tersebut, dirinya dengan jelas mengatakan akan segera melakukan aksi demo di depan Kantor BPJS cabang Karimunjawa tersebut. "Ya secara konstitusi, kami ini juga dijamin oleh undang undang, bahwa adanya peran serta masyarakat dalam mengawasi kinerja Pemerintah dan juga ada hak dalam menyampaikan pendapat yang diatur dalam undang undang 1945 pasal 28, dan juga ada Undang Undang Pelayanan Publik tahun 2009, serta juga undang undang keterbukaan informasi publik no 14 tahun 2008, termasuk juga undang undang tahun 1985 sebagai control sosial dan demi kepentingan masyarakat yang lebih luas dalam penyampaian informasi.

Kayaknya memang wajib dilakukan aksi demo, karena saya menduga dengan apa yang disampaikan tadi sangat tidak etis aja, kok seolah olah dirinya itu anti kritik bahkan terkesan arogan dalam menghadapi masyarakat,"tutur Achmad Garad kepada media ini dengan membocorkan tuntutan aksinya yakni copot kepala kantor cabang Karimunjawa.(NN).

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper