suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Apes, Maling Burung Kacer Tewas Dihakimi Masa

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA  -  SUARA PUBLIK. Seorang pemuda ketahuan usai membobol rumah dan toko (Ruko) di Jalan Singapur, Pakal, Surabaya, Rosi (24) asal Sampang Madura akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah di amuk (dimassa) warga setempat. Mungkin warga setempat sudah geram dengan sejumlah kasus pencurian yang sering terjadi didaerahnya. Sebab, Rosi saat itu hanya berhasil membawa seekor burung kacer dan uang sebesar 116 ribu saja.

Peristiwa itu terjadi Minggu (06/03/2016) dini hari sekitar pukul 02.30 Wib. Saat itu, seorang warga mendapati Rosi keluar dari ruko dengan cara mengendap-ngendap. Saat itulah, warga tersebut teriak dan datanglah warga yang lain. Tak ayal, Rosi pun dikepung dan dipukuli warga hingga kepalanya robek empat bagian. Tubuhnya pun penuh luka  lecet hingga 12 titik. "Saat itulah, pelaku kami amankan dan kami bawa ke RSI Benowo," kata Kanit Reskrim Polsek Pakal, AKP Olloan Manullang.

Setelah mendapat perawatan, dokter dari RSI Benowo menyatakan jika Rosi baik-baik saja dan sudah diperbolehkan dibawa ke Mapolsek. Atas dasar pernyataan dokter, Rosi pun dibawa ke Mapolsek Pakal untuk dimintai keterangan. Setelah pemeriksaan selesai, Rosi dijebloskan ke dalam tahanan. "Tetapi, pada pukul 10.00 Wib, dia (Rosi, red) mendadak kejang-kejang. Dia pun langsung kita bawa lagi ke rumah sakit. Dan saat di rumah sakit, dokter menyatakan, nyawa rosi sudah tidak tertolong," terang AKP Olloan.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian Rosi, Polsek Pakal akhirnya membawa jasad Rosi ke kamar mayat RSU dr Soetomo untuk dilakukan otopsi. "Sebelum meninggal dunia, pelaku sempat mengaku tinggal di Banyu Urip. Namun setelah kita telusuri, ternyata semua keluarganya ada di Sampang Madura. Saat ini sudah kami kabari keluarganya,agar bisa ke RSUD Dr. Soetomo sebagai syarat otopsinya bisa berjalan dengan lancar" lanjut AKP Olloan.(TOM)

Editor :