suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Perlaku Penganiayaan di Tol Banyu Urib Dikejar Polsek Sukomanunggal

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Jalan Raya Simo pada hari sabtu malam setara pukul 21.00 wib tepatnya di bawah Tol Banyu Urib kawasan Simopomahan. Mendadak gempar di gegerkan dengan kejadian penganiayaan berat seningga korban mengalami luka yang cukup parah (kritis).

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Yulianto saat di konfirmasi menjelaskan, sekira jam 1.00.wib. Seorang Anggota bernama Aiptu Marhaji sedang piket SPK menerima telpon dari klinik Nurmedika, bahwa klinik tersebut telah menerima penyerahan korban penganiayaan berat. Korban mengalami luka yang cukup parah. Adapun identitas korban bernama, Abida (35) Warga jalan simorejo sari A Gg. IX.  Surabaya ,Korban tersebut diantarkan oleh seorang tukang becak ke klinik Nurmedika. "Terangnya.
 
Karena Luka korban tersebut cukup parah, akhirnya pihak klinik Nurmedika, menganjurkan korban untuk dirujuk ke RS. Mitra Keluarga Jl. Satelit Utara. Adapun luka korban tersebut pada pelipis sebelah kiri sobek, tangan kanan tepatnya ibu jari sobek, luka tusuk pada perut sebelah kiri, luka robek pada pinggang sebelah kiri, luka robek tangan sebelah kiri.

Menurut keterangan saksi mata  bernama Yayuk (49) pemilik warung, korban pada saat duduk-duduk di warung miliknya. Tak lama kemudian, datang 2 orang tidak dikenal mengendarai sepeda motor . Kemudian dua orang tersebut, melakukan penganiayaan terhadap korban. Sementara itu menurut keterangan korban sewaktu berada di RS. Mitra Keluarga, orang yang menganiayanya berinisial ‘AB' warga simo pomahan.

Untuk saat ini Korban sudah mendapat penanganan oleh pihak RS. Mitra keluarga. Menurut pihak Rumahg Sakit, penangan lebih lanjut pihak Rmh sakit masih menunggu keluarga korban.

Kompol Yulianto juga menambahkan,“Identitas pelaku sudah kami kantongi, kami akan memburu pelaku dalam pristiwa ini. Untuk proses lebih lanjut, saat ini kami sedang mendalami dan meminta keterangan saksi lain yang mana pada saat kejadian berada di sekitar TKP” tutup Kompol Yulianto minggu (3/4). (TOM)

Editor :