suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Terbukti Bersalah, Pencuri Handphone di Rumah Kos, Siti Fadilah Dihukum 18 Bulan Penjara

Foto: Terdakwa Siti Fadilah (kiri) dan Saksi Syaeful Rizal dan Istrinya (kanan), dengan agenda sidang putusan hakim, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
Foto: Terdakwa Siti Fadilah (kiri) dan Saksi Syaeful Rizal dan Istrinya (kanan), dengan agenda sidang putusan hakim, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana, pencurian dalam kamar kos di Jalan Kalilom Lor I/27, Surabaya, pelaku sempat masuk dalam kamar mengambil sebuah Hp, namun naas, saat akan keluar kamar membawa barang jarahannya kepergok pemiliknya, dengan Terdakwa Siti Fadilah binti Sugiran (28), warga Jalan Tambak Wedi Baru I No 17, Surabaya, Pendidikan SD secara vidio call.

Dalam agenda putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Suswanti, mengadili, menyatakan, Terdakwa Siti Fadilah, terbukti bersalah melakukan tindak.pidana, pencurian dalam keadaan memberatkan. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 363 Ayat 1 ke-3 KUHP," dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan.
Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dengan pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan terdakwa tetap dalam tahanan," Selasa, (19/3).

Menetapkan barang bukti, 1hp merk OPPO warna hitam. Di kembalikan kepada Saksi Syaeful Rizal.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Reiyan Novandana Syanur Putra dari Kejari Tanjung Perak, yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 2 tahun.

Sebelumnya, JPU telah menghadirkan Saksi Syaeful Rizal dan Istrinya Nila Widayati. Syaeful mengatakan, "Saat itu masih pagi sekali, kita masih tidur, terbangun karena anak menangis, terlihat terdakwa telah mengambil hp milik saya, akan keluar kamar, lalu saya amankan dan saya bawa ke kantor polisi," terang saksi.

"Tapi barang bukti ada kan, kembali ya," tanya hakim. "Ya yang mulia, sekarang ada di pak Jaksa," katanya.
Dari keterangan saksi, Terdakwa Siti Fadilah membenarkannya, "Benar yang mulia," katanya.

Diketahui, pada Selasa, 21 November 2023, Terdakwa Siti Fadilah sekitar Jam 04:40 Wib, saat melewati kos-kosan Jalan Kalilom Lor 1/27 Surabaya, terdakwa mencoba membuka pintu kamar kos, yang oleh Saksi Syaeful Rizal penghuni kamar kos tersebut tidak dikunci.

Kemudian, terdakwa masuk, mengambil 1 buah handphone merk Oppo hitam, di taruh di lantai kamar. Saat terdakwa akan keluar dari kamar kos membawa 1 buah handphone Oppo hitam, tiba-tiba anak Saksi syaeful terbangun dan menangis. Lalu, Saksi Syaeful juga terbangun dan melihat terdakwa masuk dan mengambil handpone miliknya.

Selanjutnya, Saksi Syaeful menangkap terdakwa dan menyerahkan ke petugas Polsek kenjeran beserta barang buktinya. Akibat perbuatan terdakwa, Saksi Syaeful Rizal mengalami kerugian Rp2.000.000. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper