Surabaya - SUARA PUBLIK. Diduga akibat minuman keras oplosan
(cukrik) dua warga tandes dan sukomanunggal meninggal dunia. Tak hanya itu,
satu lagi korban warga Girilaya Kecamatan Sawahan kritis dan harus dilarikan ke
Rumah Sakit Dokter Soetomo
Dua korban tersebut yakni Radi alias gober (45) warga tanjungsari gang 5 Sukomanunggal
dan Agus Budiono alias buldog( 44) warga balongsari tama kecamatan tandes
Surabaya. Keduanya harus meregang nyawa setelah di duga pesta minuman keras
oplosan atau cukrik di Tanjungsari PJKA tandes. Menurut sumber dilapangan, Mereka membeli miras oplosan di warung milik Mat Dingklang.
Dua korban meninggal pada hari
selasa kemarin secara beruntun setelah sempat di larikan ke rumah sakit
terdekat namun nyawanya tak tertolong.
Tak hanya Radi dan Agus, korban lain akibat miras oplosan tersebut yaitu Yanto
alias Kadar warga Girilaya Kecamatan Sawahan nyawanya tertolong setelah
dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya.
Pada saat Istri Radi alias Gober dikonfirmasi oleh tim Suara Publik menuturkan,
jika suaminya memang sering minum minuman keras. Namun saat itu, dirinya tengah
malam dibangunkan oleh korban. Korban mengeluh dadanya sakit dan langsung
dibawa ke Rumah Sakit Puji Rahayu. Namun jiwanya tidak tertolong dan meninggal,
jelasnya.
salah satu warga setempat yang tidak mau namanya dicantum membenarkan jika dua
korban tewas setelah minum oplosan cukrik. Minuman itu dibeli dari warung di Tanjungsari
PJKA Kecamatan Tandes dan warga juga merasa resah dengan keberadaan warung
miras tersebut"terangnya.(TOM)
Editor : Pak RW