GRESIK, (suara-publik.com) - Ratusan warga dari berbagai desa di wilayah tersebut berkumpul untuk mengikuti kegiatan pembentukan Koperasi Merah Putih, sebagai langkah nyata mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.
Kegiatan pendampingan pengembangan rencana bisnis koperasi desa merah putih tahun 2025 di Desa Wahas, Kecamatan Balongpanggang sebagai langkah awal menuju kemandirian.
Hal ini sesuai dengan arahan dari Presiden RI, Prabowo Soebianto dalam meningkatkan ketahanan pangan yang sukses.
Acara ini dihadiri Kepala Desa Wahas beserta perangkatnya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhamadiyah Gresik dan perwakilan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Gresik. Acara ini berjalan berkat kerja sama dengan Bank BNI,.
Dalam sambutannya secara terbuka, Sekretaris Kecamatan Balongpanggang (sekcam), Nursalim mengatakan, bahwa dibentuknya koperasi desa bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan bagi masyarakat sekitarnya.
Dengan demikian, pengelolaan koperasi desa harus saling kerjasama dan selalu berkoordinasi dengan dinas terkait.
"Dengan belajar tata cara mengelola usaha UMKM melalui Koprasi Merah - Putih nantinya warga Kecamatan Balong Panggang bisa merasakan manfaatnya," ujar Nursalim, Senin (20/10/2025).
"Dari bimbingan teknis tersebut mereka lebih tahu cara kelola usahanya untuk menjadi lebih maju dan menigkat," tambah Nursalim yang juga menjabat sebagai Plt. Camat Balongpanggang.
Plt. Camat Balong Panggang juga berharap, agar ke depannya koperasi merah putih bisa berjalan lancar dan membawa manfaat yang baik bagi warga.
Nampak warga yang hadir sangat antusias dalam mendengarkan pemaparan dan bimbingan teknis yang diberikan oleh pemateri, baik dari Universitas Muhamadiyah Gresik, juga dari Diskoperindag Gresik.
Tujuan mereka yang hadir tak lain ingin belajar dan juga memajukan usaha mereka. (mar)
Editor : suarapublik