suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Warga Gedangkulut Gelar Sedekah Bumi, Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi Leluhur ‎

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy

‎GRESIK, (suara-publik.com) – Warga Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menggelar acara Sedekah Bumi atau ruwat desa pada Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Gedangkulut tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

‎Acara diawali dengan doa bersama dan kirim doa kepada para leluhur yang telah mendahului. Kepala Desa Gedangkulut, Mokh Saroni, bersama tokoh masyarakat dan warga memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu desa sekaligus memohon keberkahan serta keselamatan bagi masyarakat Desa Gedangkulut.

‎Setelah prosesi doa bersama, masyarakat disuguhi hiburan seni budaya wayang kulit dengan Ki Dalang Fugo. Pertunjukan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan disambut antusias oleh warga yang hadir.

‎Suasana guyub dan kekompakan masyarakat tampak jelas dalam kegiatan ruwatan desa tersebut. Tradisi Sedekah Bumi menjadi momentum bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan antarwarga.

‎Kepala Desa Mokh Saroni bersama panitia penyelenggara diketahui telah mempersiapkan kegiatan tersebut jauh hari sebelumnya demi kelancaran acara tahunan tersebut.

‎Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Cerme Umar Hasyim, Kapolsek Cerme, Babinsa Cerme, tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Gedangkulut, serta para tamu undangan lainnya.

‎Dalam sambutannya, Camat Cerme Umar Hasyim berharap kegiatan Sedekah Bumi dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Gedangkulut.

‎“Semoga warga Gedangkulut selalu diberikan keselamatan, keberkahan, serta rezeki yang melimpah. Terkait usulan perbaikan jalan di Gedangkulut, bersama kepala desa akan kami upayakan agar segera terealisasi,” ujarnya.

‎Sedekah Bumi menjadi bukti kuatnya nilai kerukunan, gotong royong, dan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi tersebut juga menjadi bentuk pelestarian budaya yang terus dijaga secara turun-temurun.

‎Kepala Desa Gedangkulut, Mokh Saroni, mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan agenda penting dalam kehidupan bermasyarakat di desa dan telah menjadi tradisi rutin setiap tahun sejak zaman nenek moyang.

‎“Kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Banyak kegiatan kemasyarakatan yang diwariskan leluhur dan hingga kini tetap dipertahankan,” terangnya.

‎Selain itu, Mokh Saroni juga menyampaikan harapannya terkait pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia mengaku akan terus mengupayakan kepada Pemerintah Kabupaten Gresik agar perbaikan jalan rusak, baik jalan kabupaten maupun jalan JPD desa di wilayah Gedangkulut, dapat segera direalisasikan oleh dinas terkait.

‎“Semoga acara Sedekah Bumi ini terus berlanjut hingga anak cucu kita nanti dan masyarakat Desa Gedangkulut tetap rukun serta guyub dalam kebersamaan,” pungkasnya. (Mar)

Editor :