SURABAYA - SUARA PUBLIK. Kecelakaan maut yang melibatkan
korbannya tewas kembali terjadi di Jalan Kedung Cowek akses Menuju Tol Suramadu
Surabaya. Pada Selasa (07/09/2016) pukul 19.15 Wib.
Korbannya yakni sepasang kekasih yang bernama Rizky Kurniawati (21) warga Kapas
Madya dan Tinton Ferry Hakim (21) warga Lebak Jaya Surabaya
Sepasang kekasih tersebut tewas mengenaskan dengan posisi berpelukan dan masih
berada di kolong truk tronton pengangkut pasir yang melindasnya, ber Nopol
DA-11 34-K yang dikemudikan oleh Anwar warga Jalan Ahmad Yani Banjarmasin.
Panji, warga setempat yang mengaku menyaksikan kejadian kecelakaan maut
tersebut mengatakan, berawal dari korban yang berboncengan naik motor L-5673-EX.
Saat itu korban melaju dengan ugal-ugalan dan saat berbelok ke jalur roda empat.
Korban menarik motornya hingga roda depan naik ke atas. Kemudian motor tersebut
menabrak trotoar, karena tidak dapat menguasai kemudi akhirnya motor tersebut
terpeleset dan jatuh.
Bersamaan dari arah belakang muncul truk tronton bermuatan pasir tersebut dan
menggilas keduanya hingga terseret sejauh 10 meter.
"Keduanya ngetril ( menarik ban depan motor. Red) hingga roda depan naik
ke atas dan jatuh menabrak trotoar lalu terlindas truk" jelas Panji.
Sementara sopir tersebut tak sempat mengerem karena korban
tiba-tiba jatuh di depannya sehingga korban terlindas roda sebelah kiri truk
hingga tubuhnya hancur . Kejadian Laka Lantas yang menewaskan dua korbannya
tersebut kini ditangani Unit Laka Polrestabes Surabaya dan sopir yang
mengemudikan truk tronton tersebut diamankan petugas dari amukan warga.
Shinta, teman korban juga menambahkan, keduanya adalah sepasang kekasih yang
baru satu bulan berpacaran. Mereka naik motor pinjaman milik tetangganya dan
mengatakan akan beli sesuatu tak jauh dari rumah korban sehingga keduanya tak
memakai helm.
"Mereka teman saya, baru saja jadian” kata Shinta sambil menangis
tersedu-sedu, meratapi nasib kedua insane tersebut.
Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas arah tol Suramadu dan sebaliknya
macet total karena banyak warga yang berusaha menonton dan berusaha mendekat ke
lokasi kejadian.(TOM)
Editor : Pak RW