suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pergi Mencari Rumput Pulang Tak Bernyawa.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, Suara Publik. Zakaria,( 72) warga Desa Sumber Canting, Kecamatan Wringin, Bondowoso,harus meregang nyawa akibat terpeleset di tepi sungai dan hilang ditelan arus sungai yang meluap akibat diguyur hujan deras. Minggu sore (23/01/2016).

Menurut salah satu kerabat korban menuturkan, kejadian berawal saat korban berangkat untuk mencari rumput di sawah. Saat itu korban hendak menyeberang sungai dengan berjalan kaki menuju tempat biasanya mencari rumput.

Namun tiba-tiba arus air semakin deras, korban yang sudah renta, diduga tidak mampu menahan terjangan air hingga akhirnya terjatuh dan terseret arus sungai.

“Pak Zakaria sudah diingatkan untuk tidak pergi mencari rumput, karena hujan deras. Tapi almarhum memaksa untuk pergi, dan ternyata pulang tidak bernyawa,”katanya sambil menangis histeris.

Mendengar laporan dari warga, terkait ada salah satu warga terbawa arus banjir,  pihak Polsek Wringin bersama dengan Puskesmas setempat segera mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan luar di tubuh korban.

Kapolsek Wringin, AKP Suwarno,SH., mengatakan, warga setempat yang mengetahui hal itu berusaha untuk menolong, namun karena arus sangat deras, tidak bisa meraih korban. Korban hanyut sampai di pintu air, di tempat tersebut warga baru bisa mengangkat korban yang dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Petugas menemukan luka di kepala dan di bagian tubuh lain yang diduga akibat benturan saat tubuh korban terbawa arus sungai yang sangat deras,”kata Kapolsek Wringin.

Untuk mengetahui kondisi korban lebih lanjut, korban akan dibawah kerumah sakit untuk diotopsi. Namun, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Pihak keluarga menyebutkan bahwa kejadian yang menimpa korban adalah takdir dari Tuhan.

Setelah mendengar keterangan dari keluarga, selanjutnya petugas membuatkan surat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi dan Berita Acara Penolakan (BAP),dilakukan otopsi ditandatangani pihak Keluarga.

“Mau bagaimana lagi, kalau pihak keluarga korban sudah menolak, ya kita harus menuruti kemauan mereka,”imbuhnya. (her)

Editor :