"kami ingin menghimpun pengusaha yang memiliki jiwa nasionalis dan patriotik di Jatim. Melalui wadah ini, diharap akan tumbuh para pengusaha yang memiliki komitmen kebangsaanbisa berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang" kata Setyo Pratiwi yang juga pengusaha Percetakan dan Cleaning Service ini. "Nasionalis dan Patriotik adalah pengusaha yang memiliki peduli terhadap ekonomi kebangsaan. Artinya pengusaha yang tidak membawa uangnya untuk investasi ke luar negeri. Karena negeri ini butuh ekonom yang peduli terhadap kelangsungan hidup ekonomi dalam negeri" tambah Yusuf Rizal yang juga Presiden Lumbung Informasi Rakyat(LIRA).
Masih menurut Setyo Pratiwi, meski Hiplindo di bidani oleh LIRA yang memiliki cabang di 417 Kabupaten kota dan 33 Propinsi. Namun Hiplindo bekerja secara profesional, mandiri, modern dan independen. Tentunya sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi. Hanya saja Hiplindo bekerja dan melebarkan sayap dijaringan kerja LIRA. Untuk itu kita terbuka untuk umum, bagi pengusaha yang ingin mengembangkan dan melebarkan sayap di jaringan kita, silahkan masuk jadi anggota" jelas Setyo Pratiwi yang biasa dipanggil Tiwi.
Sungguh menarik, muncul sebuah organisasi pengusaha baru Hiplindo yang akan mewarnai dunia ekonomi Indonesia. Dengan di Ketuai oleh DRS. HM Yusuf Rizal SE. Msi yang berpengalam di berbagai organisasi tentu sebuah prestasi tersendiri. Saat menjadi Tim Sukses SBY baik pada tahun 2004 maupun 2009 Yusuf Rizal sukses luar biasa. Belum lagi organisasi lainnya seperti, Ketua Harian Indonesia China Cooperatif Infesment(ICCI), Ketua Santri Pengusaha Indonesia(HISPI) selain itu Rizal juga anggota Indonesia Junior yang meiliki jaringan bisnis di 140 negara.
Dengan prestasi Ketua Umum Hiplindo Pusat Yusuf Rizal, diharap organisasi ini bisa membawa pengusaha lokal ke penguhasa nasional, sedang yang nasional ke internasional. Sedang acara pelantikan mendatang akan di hadiri masing-masing 5 utusan dari DPD Hiplindo Kabupaten/Kota, pengurus LIRA se Jatim, serta berbagai organisasi Usaha dan pemerintah.
Editor : Pak RW