Surabaya Suara-Publik. Suasana di Jalan Arjuno, Selasa (28/03/2017) sore tadi, tidak seperti biasanya. Puluhan warga berkerumun sambil memukul dan menendang remaja yang diduga pelaku jambret. Suasana di seputaran SPBU Jalan Bromo pun sempat mencekam. Sebab warga mengancam bakal membakar keduanya. Nyawa kedua jambret itupun selamat, setelah sejumlah anggota Polsek Sawahan tiba di TKP. Kendati begitu, kedua pelaku ini nyonyor karena amuk massa.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wib. Dua pelaku yang berboncengan menggunakan Yamaha Vixion L 6090 ZX merampas tas milik Sri(18) warga Tambakasri Surabaya. Sri saat itu dibonceng Verdi hendak menuju ke rumah Sri. Nah, sampai di depan apotik di Jalan Arjuno, dua pelaku dengan cepat menyambar tas yang dicangklong oleh Sri.
Mengetahui tasnya ditarik, Sri spontan berteriak minta tolong. Sedangkan Verdi menancapkan motornya untuk mengejar kedua pelaku. "Dua pelaku dikepung warga di sekitar SPBU(Jalan Arjuno - Jalan Bromo). Sempat terjadi kejar kejaran, tapi akhirnya tertangkap dua pelakunya tadi," sebut Farid warga sekitar.
Kedua pelaku hanya bisa pasrah dan merengek kesakitan. Beruntung, sejumlah anggota Polsek Sawahan datang ke TKP dan berhasil meredam amarah warga. Kedua pelaku pun dievakuasi dalam keadaan nyonyor. "Benar, rekan rekan Polsek Sawahan mengamankan dua pelaku 365 (jambret) disana. Setelah mendapat perawatan, saat ini kedua pelaku tengah diperiksa" sebut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku tersebut adalah MH (17) asal Jalan Dupak Pasar Baru no.23, Surabaya dan AAS(17), asal Jalan Dupak Pasar Baru 28-A, Surabaya. Selain keduanya, Tim Anti Bandit Polsek Sawahan juga menyita tas biru dongker milik korban yang berisi tas kecil dan uang Rp 28.000,- serta surat surat penting. Motor yamaha vixion L 6090 ZX milik kedua pelaku juga diamankan.
"Saat ini, kasus yang melibatkan kedua pelaku masih dikembangkan oleh rekan rekan Polsek Sawahan," pungkas AKBP Shinto Silitonga.(TOM).
Editor : Pak RW