suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Maling Tewas Dimassa, Ketangkap Saat Tuntun Sepeda Motor Curian

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA Suara-Publik. Seorang pemuda bertato dibagian dada terkapar penuh luka. Puluhan warga berkerumun mengepungnya. Polisi harus bersusah payah mengevakuasi pemuda tersebut dari amarah warga. Sebab, pemuda tersebut tepergok mencuri sebuah motor. Kendati berhasil dilarikan ke rumah sakit dan sempat dirawat sekitar 12 jam, pemuda itu akhirnya tewas.

 

Baru baru ini, pemuda itu diketahui bernama Fajar Putra Achmad. Pemuda 23 tahun tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Minggu (16/04/2017) sekitar pukul 08.00 Wib. Itu setelah dia dirawat sejak Sabtu (15/04/2017) malam sekitar pukul 20.00 Wib. Diduga, pemuda asal Pagesangan, Jambangan Surabaya itu meninggal karena luka serius pada bagian kepala usai dirinya dimassa.

 

Fajar sendiri dimassa di Jalan Ketintang Baru gang 12, Surabaya. Dia dihajar warga, usai membawa kabur motor Jupiter MX 125, W 2867 NS, dari rumah nomor 30. Motor itu milik Widijatno. Sebelum dimassa, pelaku membuka gerbang rumah tersebut, kemudian mencuri motor korban yang dalam keadaan tidak dikunci stir. "Motornya sudah dituntun oleh pelaku," sebut Untung, warga sekitar.

 

Saat pelaku menuntun motor korban, belum sampai melewati pagar rumah, korban mengetahuinya. Spontan saat itu korban teriak maling sembari minta tolong. Karena masih sekitar pukul 19.00 Wib, warga yang mendengar langsung mengepung pelaku. Tanpa basa basi, puluhan warga langsung menghajar pelaku hingga pelaku tidak berdaya. Saat itulah, sejumlah polisi datang dan mencoba meredam emosi warga.

 

Rupanya, emosi warga membuncah setelah mendengar korban lainnya datang. Sebab sebelum beraksi di rumah Widijatno, pelaku telah mencoba mencuri sebuah motor di warkop setempat. Dan setelah gagal, pelaku memasuki sebuah kamar kos, namun tepergok penghuni kos. Setelah berlarian kesana kemari, pelaku menemukan sasaran motor di rumah Widijatno tersebut.

 

Informasi internal kepolisian menyebut, usai tim dokter RS Bhayangkara Surabaya menyatakan bahwa Fajar sang pelaku meninggal dunia, Unit Reskrim Polsek Gayungan kemudian menghubungi keluarga Fajar. Keluarga Fajarpun dibawa ke TKP untuk memastikan kronologi sebenarnya. Setelah tahu, keluarga Fajar akhinya menerima kepergian Fajar untuk selama lamanya. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Gayungan.(tom)

Editor :