suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kades Sungai Cuka Gelapkan Fee Desa. ~Terkait Pungutan Fee Batubara~

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Tanah Bumbu, Suara-Publik.com - Maraknya aktifitas penambangan batubara diwilayah Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui dimanfaatkan oleh Kadesnya untuk mengeruk keuntungan demi kantong pribadinya.

Adalah Masrifay, Kepala Desa Sungai Cuka yang kini diduga oleh warganya sendiri dan para penambang telah menilap dan mengangkangi dana fee batubara untuk pembangunan desa.

Beberapa masyarakat dan para penambang yang melakukan aktivitas di wilayah Desa Sungai Cuka sudah mulai meragukan kebijakan dari Masrifay. Pasalnya Kepala Desa tersebut di duga telah melakukan penggelapan terkait pungutan fee untuk pembangunan desa dari beberapa penambang.

Informasi yang berhasil di peroleh dilapangan menyebutkan, Kades Sungai Cuka memungut sumbangan dengan berdalih fee lahan sebesar Rp 30 rb hingga Rp 45 rb  pertonase kepada tiap pengusaha tambang.
Angka sebesar itu menurut warga dan penambang adalah angka yang tidak masuk akal jika hanya untuk membayar fee lahan saja,karena menurut kebiasaan angka sebesar itu sudah termasuk untuk membayar fee lahan, fee jalan, fee mediator dan fee desa.

Menurut warga, justru fee desa tersebut  lebih penting untuk kepentingan pembangunan desa,di banding fee lahan yang merupakan kepentingan pribadi.
Sumber dilapangan menyebutkan, pembayaran yang di lakukan oleh para penambang di daerah tersebut ada yang langsung dan dan ada pula yang melalui rekening atas nama Barhia, adik kandung dari Kepala Desa tanpa disertai tanda terima yang resmi.

Melihat dari situasi ini, masyarakat menduga jika ada permainan dan rekayasa dari Kades agar terhindar dari tuduhan yang negatif.
Masyarakat berharap permasalahaan tersebut bisa menjadi perhatian pihak terkait agar pungutan yang di lakukan kades jelas dan transfaran sesuai dengan komitmen kades ketika di pilih oleh masyarakat.

Sementara Kades Masrifay ketika ingin di konfirmasi terkait masalah tersebut melalui telepon seluler tidak menjawab dan di SMS juga tidak membalas.
(M.Noor)

Editor :