suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kepergok Gondol Sepeda Angin, 2 Pria Bermobil Bonyok di Hajar Massa.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. Muhammad Fajar Arifin (22) seorang mahasiswa asal Krukah Utara 8 B/11-E, RT.03/RW.05, kelurahan Ngagel Rejo, kecamatan Wonokromo Surabaya dan Irfan Abdul Aziz alias Tonyek (21) asal Desa Lampa, kec. Gersik, kab Gersik babak belur dihajar warga.

Kedua pemuda ini  kepergok  pemilik rumah saat mencuri sepeda gunung di Perumahan Taman Rivera Regency blok P/35 kelurahan Medokan Ayu Rungkut Surabaya, Senin (18/9/2017). Kedua pemuda mencuri sepeda gunung milik Firmansyah Setyo Ari Wibowo ( 29) warga yang tinggal di Perumahan Taman Rivera Regency blok P/35 kelurahan Medokan Ayu Rungkut Surabaya.

"Kapolsek Rungkut Surabaya Kompol Esti Setija menjelaskan, kejadian pencurian Pada hari Senin 18 Septembar 2017, Sekitar pukul 21.00 wib. Anggota Team Anti Bandit Polsek Rungkut sedang melaksanakan apel malam sesuai lokasi kring yang telah ditentukan. Selanjutnya anggota Team Anti Bandit Polsek Rungkut melakukan patroli daerah rawan yang secara kebetulan berada di daerah wilayah kelurahan Medokan Ayu Rungkut.

Dan, sekitar pukul 21.30 wib anggota Team Anti Bandit Polsek Rungkut melihat kerumunan warga di Perumahan Taman Rivera Regency, menanyakan kepada security, bahwa warga telah mengamankan 2 orang pelaku pencurian sepeda pancal model balap merk Polygon dengan menggunakan 1 unit mobil jenis Toyota Avanza warna hitam dengan no. Pol L-1821-FV ," pungkas Esti Setija, Rabu (20/9/2017).

"Mantan Kapolsek Gayungan ini juga mengatakan, sebelumya kejadian, menurut saksi atau korban, bahwa ia mendengar suara seperti besi yang dipukul- pukulkan yang berasal dari teras depan rumahnya, saat korban keluar rumah ia mendapati sepeda balap miliknya telah diangkat oleh pelaku tersebut.

Mengetahui barang miliknya dibawa oleh orang tidak sikenal , korban berteriak maling sambil berlari menghadang mobil yang digunakan oleh pelaku, namun saat dihadang oleh saksi, pelaku berusaha menabraknya, dengan menggunakan mobil yang digunakan dalam aksi pencurian tersebut.

" Karena tidak berhasil menabrak saksi maka saksi tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan berteriak "maling,"

Dengan teriakan korban, lalu security perumahan menutup portal utama, yang pada akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh warga ," tandasnya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp. 7.000.000.- (tujuh juta rupiah) kini keduanya dijebloskan dalam penjara guna penyelidikan lebih lanjut dan keduanya terjerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper