Laporan Iwan Dayat.
Pasuruan Suara-Publik.com Pasuruan fasion carnival yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan hari jadi kabupaten Pasuruan.
Peserta yang menggunakan beragam kostum dan melintas di jalam protokol kecamatan Pandaaan kabupaten Pasuruan menjadi daya tarik bagi jutaan pasang mata yang rela ber desak-desakan demi untuk melihat lebih dekat busana yang dikenakan para model dadakan yang berasal dari sejumlah sekolah dan instansi serta tamu dengan pakaian khas nya.
" Kami datang semenjak pukul 10 pagi dan bermaksud menikmati Pasuruan fasion carnival lebih dekat, Namun karena banyaknya penonton terpaksa saya bergeser ke tempat yang lebih lengang, " Tukas Marsiah warga Desa Durensewu kecamatan Pandaan kabupaten Pasuruan.
Event tahunan ini merupakan gelaran pemerintah kabupaten Pasuruan yang menyuguhkan beragam jenis pakaian mulai jenis etnik,kotemporer,Daur ulang sampai pakaian tradisional yang dimodifikasi.
Dari pantauan Suara-Publik.com, Acara ini berdampak pada para peserta carnaval yang kurang begitu bebas memamerkan busana serta gaya tarianya akibat dari para penonton yang terus merangsek ke tengah jalan tempat dilaluinya para peserta Pasuruan Carnival.
Penonton yang membludak tanpa dibarengi dengan jumlah keamanan acara yang mengamankan para peserta dari kerumunan para penonton yang bebas ber fofo dengan model fasion carnival Pasuruan. Antisipasi kemacetan akibat acara ini, Satlantas Polres Pasuruan dibawah pimpinan AKP Erika bersama kanit lantas polsek Pandaan AKP Shukiyanto mengerahkan seluruh anggotanya guna mencegah kemacetan yang parah.
" Arus lalu lintas dari arah Malang ke Surabaya maupun sebaliknya kami arahkan melalui jalan tol untuk roda empat atau lebih, Sedangkam roda dua maupun roda empat yang terlanjur sampai di Pandaan kami arahkan ke jalan y pas Pandaan, " Ujar Erika yang pernah menjabat sebagai kasatlantas polres Sampang.
Masih menurut Erika, " Untuk arus lalu lintas dari Bagil menuju Pandaan maupun sebaliknya kami arahkan untuk menuju perempatan Randupitu, " Tambah Erika, (dyt).
Editor : Redaksi