suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

TRIWULAN III 2011 PMA DAN PMDN JATIM CAPAI RP 57 T

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Sampai dengan September atau triwulan III tahun 2011 realisasi Penamanan Modal Asing (PMA) dan Penamanan Modal Dalam Negeri (PMDN) di Jawa Timur mencapai Rp 57 triliun. Saat ini PMDN yang izinnya masih dalam penyelesaian mencapai Rp 83 triliun, ini mendekati target Rp 110 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 29 persen jika dibanding 2010 yang hanya Rp 82 triliun.

Gubernur Jawa Timur Dr H.Soekarwo saat menghadiri jamuan makan malam dengan peserta Seminar Prospek Peningkatan Investasi dan Penganugrahan Invesment Award 2011 di Gedung Negara Grahadi, Senin (12/12) malam mengatakan, untuk realisasi perizinan PMA dari Rp 18 triliun kini naik menjadi Rp 34 triliun, jadi realisasi perizinan naik 170 persen.

Sedangkan perizinan yang masuk naik 290 persen. “Ini artinya Jawa Timur terus berharap investasi PMA dan PMDN ditingkatkan lagi,” kata Gubernur Soekarwo.

Dikatakannya, Jawa Timur  saat ini paling bagus sebagai tempat investasi karena off road capital rationya 3,2, artinya investasi Rp 3,2 juta kembali Rp 1 juta tiap tahunnya. Ini lebih baik dariMalaysiayang hanya 3,5, dan nasional 4,7.

Investasi yang sudah baik itu dikarenakan pelayanan di kabupaten/kota sudah memberlakukan pelayanan perizinan satu atap atau Pelayanan Perizinan  Terpadu (P2T). Perizinan P2T untuk PMA cukup 17 hari dan PMDN 11 hari, kesemuanya itu dilakukan P2T dengan Unit Reaksi Cepat (URC). Dari 38 kabupaten/kota 34 P2T 34 kabupaten/kota sudah menggunakan sistem oneline.

Menurut Gubernur, di Jawa Timur bagian selatan mulai Banyuwangi hingga Pacitan nantinya dijadikan sebagai pusat industri pertambangan, sedangkan Jatim bagian tengah akan dibangun agroindustri, dan di utara sebagai pusat minyak, gas dan ondensan. Kesemuanya ini akan diseminarkan di H.Bumi Surabaya, Selasa (13/12).  

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan, untuk ekspor Jawa Timur sampai saat ini mencapai 14-15 miliar dollar AS, sementara perdagangan antarprovinsi mencapai Rp 240 triliun atau 27 miliar dollar AS. Sedangkan untuk cadangan devisa atau saldo hasil perdagangan saat ini mencapai Rp 42 triliun atau 5 miliat dollar AS.

Dari gambaran itu income perkapita/pendapatan perkapita masyarakat Jawa Timur naik dari 3.150 dollar AS, pada 2011 menjadi 3.500-3750 dollar AS. Diperkirakan pada 2013 pendapatan perkapita masyarakat Jawa Timur naik lagi menjadi 4200-4500 dollar AS per tahunnya.

Dengan semakin membaiknya pendapatan perkapita masyarakat maka jalan-jalan di Jawa Timur semakin dipenuhi oleh kendaraan sepeda motor dan mobil. Perlu diketahui pertumbuhan sepeda motor/kendaraan roda dua di Jawa Timur setiap tahunnya 16 persen dan kendaraan roda empat 9 persen. Dengan semakin padatnya kendaraan di jalan-jalan maka infrastruktur perlu dibehahi. Untuk mendukung pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota pemprov akan mengucurkan dana bantuan Rp 5 miliar untuk perbaikan infrastruktur.

Pemprov juga memberikan empat garansi pada investor yang akan menanamkan modalnya ke Jawa Timur. Yakni berupa ketersediaan tanah, perizinan yang mudah, ketersediaan energi listrik sebesar 2.100 megawatt, ketersediaan gas sebesar 408 metrik ton, dan pada 2013-2014 akan ditambah 3000 metrik ton.(inf)

Editor :