suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Diduga Frustasi, Pria ini Tulis Wasiat di Dinding Sebelum Gantung Diri.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Seorang pemuda bernama Hendri (21) Warga Dusun Koanyar, RT 15/05, Desa Taal Kedamatan Tapen Bondowoso nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Hendri yang diduga sedang frustasi ditemukan menggantung di sebuah rumahnya. Kamis kemarin, (4/1/2017). Kanit Reskrim Polsek Tapen, Iptu Didik Setiawan,SH., mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi menggantung sekitar pukul 18.15 WIB.

Pemuda pengangguran tersebut dalam posisi menggantung menggunakan sehelai jarek (samper) yang diikat ke kuda kuda dapur rumahnya dan sudah tidak bernyawa, “Diduga korban gantung diri dikarenakan frustasi atau stres,” kata Didik Setiawan kepada wartawan http://suara-publik.com.

Didik menuturkan bahwa saat jenazah diperiksa ditemukan secarik kertas berisi pesan dari korban, dan diketahui ada pesan yang ditulis pada kertas berupa permintaan maaf, selain itu korban juga menulis kata - kata pada dinding mengenai kematian.

“Diduga pesan itu ditulis tangan oleh korban sebelum memutuskan mengakhiri hidup dengan cara gantung diri,”ungkap Kanit.

Kanit Reskrim juga mengungkapakan, bahwa saat dilakukan pemeriksaan tak ditemukan ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, hanya diketemukan 2 buah kresek untuk mengganjal gigi samping kanan dan kiri.

Karena menurut saksi Kardi alias. Pak Hariya (65) sudah dilakukan korban satu bulan yang lalu, kemudian pada leher diketemukan memerah memar bekas jeratan, dan tidak ada tanda tanda kekerasan Untuk sementara dapat kami simpulkan bahwa meninggal karena gantung diri, dan jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga. Jenazah korban akan langsung dimakamkan oleh keluarga,"pungkasnya. (*).

Editor :