SURABAYA- Istri Pangdam V/Brawijaya Ny. Rini Murdjito selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, Rabu (28/12) bertempat di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, dikukuhkan oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Murdjito sebagai Ibu Raksakarini Sri Sena.
Sebagai Ibu Asuh bagi prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) jajaran Kodam V/Brawijaya, peran dan tugasnya Ny. Rini Murdjito adalah membantu Pangdam V/Brawijaya dalam membina prajurit wanita TNI Angkatan Darat pada lingkup kodratnya sebagai seorang wanita, oleh karena itu dengan dijalankannya pembinaan tersebut, diharapkan setiap prajurit Kowad senantiasa dapat memelihara kodrat dan sifat kewanitaannya meskipun kesehariannya menggeluti profesi militer yang sangat keras. Kowad dapat memelihara kesadaran untuk menjaga nama baik wanita Indonesia pada umumnya, dapat memelihara kesadarannya bahwa selain sebagai bhayangkari negara, seorang prajurit wanita juga adalah ibu dan istri dalam lingkungan keluarga sendiri.
Selain itu Kowad hendaknya dapat memelihara kesadarannya, bahwa anggota Kowad juga merupakan bagian dari anggota masyarakat.
Pengukuhan Raksakarini Sri Sena ini ditandai dengan pemasangan selempang dan penyematan lencana Raksakarini Sri Sena Kodam V/Brawijaya oleh Kolonel Chk (K) Anak Agung Dewi Riani kepada Ny. Rini Murdjito.
Pangdam V/Brawijaya dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya Raksakarini Sri Sena ini tidak dimaksudkan untuk membuat para prajurit wanita menjadi atau akan diperlakukan seperti anak kecil yang harus dirawat dan diasuh atau dimanjakan. "Akan tetapi keberadaan Ibu Asuh lebih ditujukan kepada kegiatan memberikan semangat dan dorongan kepada anak-anak asuhnya untuk belajar dan berlatih lebih baik dengan harapan akan lahir prajurit wanita TNI Angkatan Darat yang beriman, yang kuat kepribadiannya, yang berdisiplin tingi, bersemangat dan trampil pada profesinya, serta kuat tekadnya untuk rela berkorban demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini," terangnya.
Jenderal asal Solo ini juga tidak menginginkan peran Raksakarini Sri Sena hanya sebagai simbol belaka, akan tetapi secara kongkrit pembinaan yang akan dilakukan betul-betul dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan Korps Wanita TNI Angkatan Darat. Dan itu bisa terwujud dengan baik apabila antara ibu asuh dengan anak asuhnya terjalin hubungan yang baik yaitu adanya rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang terikat dalam jalinan tali silaturahim dan komunikasi yang penuh keakraban dan persaudaraan.
Pengukuhan ibu Raksakarini Sri Sena kali ini terasa sangat berbeda dari biasanya, sebab acara tersebut bertepatan dengan peringatan ke-50 Tahun HUT Kowad, sehingga suasana khidmat berubah menjadi sedikit semarak dengan adanya pemotongan tumpeng ulang tahun yang ditutup dengan menyanyikan lagu Mars Kowad oleh para prajurit Kowad jajaran Kodam V/Brawijaya.KP
Editor : Pak RW