Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto
BONDOWOSO, suara-publik.com - Muhammad Muhlisin (28), warga Desa Kupang RT.01. RW.01, Kecamatan Curahdami dinyatakan hilang oleh keluarganya, setelah dua hari tidak pulang, sehingga membuat geger warga setempat.
Ayah korban, Nidan (48) mengungkapkan, korban berpamitan mau mencari rumput untuk pakan ternak dihutan. Namun, hingga sore hari Muhlisin tak kunjung datang. Biasanya tidak sampai lama kalau mencari rumput. “Akhirnya saya bersama istri mencari Muhlisin kehutan, tapi tidak ada. Hanya saja saya menemukan jaket yang biasa ia pakai bersama rumputnya. Sedangkan orangnya tidak ada,”kata Nidan yang diamini ibu korban.
Meski begitu, Nidan masih terus berusaha mencari anaknya. Namun tidak ketemu, hingga akhirnya ayah dan ibu korban pulang dan melaporkan kejadian ini kepada kepala Desa. “Saya dan istri langsung melaporkan hilangnya anak kami kepada pak Tinggi (Kades),”ungkapnya.
Kepala Desa Kupang Abdul Fatah, mengatakan, saat mendengar laporan warga, segera bertindak untuk melakukan pencarian bersama perangkat desanya. “Setelah saya mendapat laporan, saya dan Perangkat Desa melakukan pencarian hingga malam hari. Namun, hingga hari kedua, korban masih juga belum ditemukan,”ujarnya.
Pihaknya juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Curahdami. Saat itu pula pihak Polsek bersama sejumlah Tim Sar dari Kodim 0822 Bondowoso dan BPBD melakukan pencarian disekitar hutan. Puluhan anggota Tim Sar, BPBD dan masyarakat setempat terus menyisir tempat-tempat yang dianggap berpotensi keberadaan korban.
Apalagi kondisi jalan yang terjal di dalam hutan dengan kemiringan 80°, sehingga dan tidak jarang juga tim pencari membuat jalan baru di tengah hutan guna mempersingkat perjalanan menuju lokasi diduga Korban berada, salah satunya adalah Gua di tengah hutan.
“Namun, hingga hari kedua, Tim Sar belum menemukan titik terang keberadaan korban,”kata Kades kupang.(*)
Editor : Redaksi