Surabaya, Suara-Publik.com – Lina 22 tahun berasal dari kota Malang mengalami nasib yang malang. Betapa tidak, gadis muda belia ini akhirnya meninggal setelah 3 hari digerogoti penyakit seks menular Raja Singa. Walau sama pengelola Wisma Putri Ayu 2 sudah dibawa ke Dokter untuk berobat. Namun Lina meninggal dalam keadaan duduk telanjang.
Hal itu seperti yang dikatakan Kapolsek Sawahan pada para wartawan ditempat kejadian “Lina 22tahun berasal dari Malang meninggal dalam posisi duduk telanjang” tutur Aries Yudha Legawa di depan Wisma Putri Ayu 2.
Masih Aries, saat ditemukan pertama oleh karyawan Wisma Putri 2, kondisi masih lemas dan hangat. Lalu oleh Edi Kuswari warga Banyuwangi diangkat ke lantai 3, setelah 5 menit berselang diperiksa denyutnya sudah tidak ada alias meninggal, paparnya
“kondisi mayat bersih tidak ada tanda-tanda penganiayaan, dugaan sementara matiu karena sakit. Namun lebih jelasnya setelah mayat diotopsi nanti, tambah Kapolsek yang biasa membantu orang tidak mampu ini.
Menurut keterangan dilapangan, Yuliana warga Sumenep rekan sewisma sejak 04.30 tidur bersama korban di kamar lantai1 yang biasa untuk menerima tamu. Bahkan Yuliana sempat membangunkan korban menawari makan sekitar pukul 12.30 “ Lin, tidak makan ta?” ajak Yuliana. Namun korban malah membalikkan badan, lalu keduanya tertidur lagi. Pukul 13.30 Yuliana bangun meninggalkan korban untuk berbenah diri siap menunggu tamu hidung belang.
Sore pukul 16.30 Edi berniat membangunkan Lina untuk pindah tidur karena kamar itu dipergunakan untuk melayani tamu. Karena lama diketok tidak ada jawaban dan kamar dalam keadaan terkunci, maka Edi lantas mendobrak kamar yang digunakan korban. Setelah pintu terbuka, Edi kaget mendapati Lina duduk tanpa sehelai pakaian dilantai. Lalu oleh Edi diangkat kelantai 3, beberapa menit kemudian Edi bersama Yulian memeriksa dengan seksama ternyata yang bersangkutan telah meninggal dunia.(*)
Editor : Pak RW