suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

2 Tahun, Bripka Totok 'Telantarkan' Anak dan Istri

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Ironisnya, Bripka Totok Supriono bagai ditelan bumi. Lantaran tidak diketahui pasti keberadannya atau sekarang bertugas dimana. Ataukah sengaja ditutupi atau disembunyikan?

SURABAYA (suara-publik.com)- Kelakuan Bripka Totok Supriono (36) tidak pantas ditiru. Anggota Polri yang kini bertugas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mutasi dari Polres Jember ini sekitar 2 tahun tega menelantarkan seorang anak dan istrinya, Eni Siswanti (41) tanpa memberikan nafkah lahir maupun batin.

Kepada suara-publik.com (Suara Publik Grup) Eni mengaku, ia telah menikah dengan pria kelahiran Ngadi Jember pada 9 Juni 2010 pukul 08.00 WIB, kutipan akta nikah Nomor : 304,48,VI,2010. “Saya janda tanpa anak, sedangkan suami saya duda yang mempunyai anak. Sejak menikah, suami enggan menginap di rumah saya dengan alasan takut kalau-kalau sampai anaknya mengetahui dan nekat bunuh diri,” papar Eni.

Namun, lanjut Eni, ia menduga suaminya kawin lagi dengan perempuan lain. Hal itu diketahuinya sejak ia hamil 3 bulan. “Malahan, suami saya menuduh anak yang ada di dalam kandungan saya bukan anaknya. Alasannya, karena saya sempat pulang ke Padang,” ujar Eni.

Masih Eni, “Saya sudah melaporkan masalah ini ke Propam Polda Jatim, tetapi disuruh menunggu 1 bulan. Bahkan saya juga sudah menghadap Kanit P3D Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tetapi menolak dengan alasan sudah ditangani Polda Jatim,” ungkap Eni.

Eni berharap, masalah ini secepatnya bisa diselesaikan dengan baik. “Kalau tidak saya akan mengundang banyak media, LSM dan kalau perlu saya akan melaporkan ke Mabes Polri, jika Propam Polda Jatim tidak mampu menyelesaikannya, maka saya akan melapor ke Mabes Polri,” seru Eni, kemarin.

Sempat Menjadi Sopir Kapolres

Selama mencari tahu keberadaan suaminya di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Eni mendapat kabar dari P3D di sana (Polres Pelabuhan Tanjung Perak, red) bahwa suaminya saat itu menjadi Sopir Dinas Kapolres. “Saya ingin mengetahui yang sebenarnya dimana suami saya sekarang tinggal bersama istri barunya,” tanya Eni.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP. Anom Wibowo, Sik, ketika dikonfirmasi suara-publik membantah bahwa sopir dinasnya tidak ada yang bernama Totok. “Kalau urusan ini silahkan konfirmasi ke Propam Polda Jatim, supaya lebih jelas,” katanya via SMS, Kamis (9/2/2012) pukul 11.35 WIB.

Sehari sebelumnya, Bagian Humas Polres Pelabuhan, AKP. Lily Djafar mengaku sudah lama tidak pernah melihat Totok. “Kayaknya sudah dipindah lagi ke Polres Jember. Telegramnya kayaknya sudah turun,” tandas Lily, Rabu (8/2/2012) pukul 13.21 WIB.

Selang beberapa waktu kemudian, Bagian Humas Polda Jatim, Wiwik belum bisa memberikan komentar, karena masih menjalani cuti dinas. “Silahkan langsung ke bapak saja, saya masih cuti,” terangnya via ponsel, Rabu (8/2/2012) pukul 14.07 WIB.

Terkesan ‘Ditutupi’

Menurut sumber, mendengar kabar Totok sudah dimutasi lagi ke Polres Jember, teman Eni langsung menanyakan lagi kepada pihak Polres Jember. “Diduga, Eni merusak rumah tangga Totok. Dan setelah mereka (Totok dan Eni) menikah, Eni tidak pernah mau menjadi Bhayangkari,” jelas sumber menirukan ucapan Kabid Min Polres Jember Fahrur Rosi.

Sementara Kapolres Jember, AKBP. Jayadi, Sik, yang juga mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, ketika dikonfirmasi suara-publik hanya menjawab dengan sisnis. “Apa hubungannya,” ketusnya via SMS, Kamis (9/2/2012) pukul 15.03 WIB. (ono)

 

 

Editor :