suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Setelah Bandar Narkoba Surabaya, BD Asal Sidoarjo Juga Ditembak Mati.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Petugas membeberkan barang bukti milik BD Narkoba asal Sidoarjo yang ditembak mati.
Foto: Petugas membeberkan barang bukti milik BD Narkoba asal Sidoarjo yang ditembak mati.

Laporan: Tom.

SURABAYA, Suara Publik - Tim Satgas Anti Narkoba Polrestabes Surabaya, menembak mati seorang bandar sabu jaringan Lapas Madiun yang berupaya melawan petugas, Selasa (2/7) malam.

Pelaku ditindak tegas karena berupaya menembak petugas dengan senjata api jenis airsoftgun miliknya. Luis Sudarmono (39), asal Jalan Tropodo Asri Sidoarjo jasadnya dikirim ke kamar mayat Dr. Soetomo Surabaya. Ditangkapnya Luis Sudarmono hingga meregang nyawa berawal ketika petugas Reskoba melakukan lidik selama satu bulan.

Polisi melakukan under cover untuk bertransaksi dengan pelaku ini. Dengan sistim ranjau, akhirnya disepakati bertemu dan dilakukan pembuntutan terhadap tersangka dari daerah Tambaksari sampai akhirnya dilakukan penangkapan di daerah Sukomanunggal Surabaya.

"Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata mengungkapkan, awalnya petugas bertransaksi dengan sistim ranjau, dan pelaku ini adalah bandar serta target operasi penangkapan yang telah di lidik selama sebulan.

Awalnya, anggota akan melakukan transaksi sabu seberat 1 Kg, namun ketika bertemu pelaku hanya menunjukkan tester sabu. Setelah dipastikan pengedar, polisi langsung menyegapnya. Namun ketika akan ditangkap, pelaku mencoba melawan dengan mengeluarkan pistol jenis Airsoftgun.

"Karena melawan dengan senjata api, petugas langsung memberi tembakan peringatan agar pelaku menyerah," kata Leonardus, Rabu (3/7/2019).

Lanjut Leonardus, bukannya menyerah pelaku yang diamankan didaerah Sukomanunggal, Selasa (2/7/2019), pukul 22.00 WIB, ini malah mengancam petugas dengan pistol. Saat itu juga petugas terpaksa melakukan tembakan terarah dan terukur. Pelaku akhirnya tewas setelah tertembus tiga peluru petugas di bagian dada. Setelah pelaku tumbang, Polisi langsung melakukan penggeledahan pada kendaraan yang dipakainya. Petugas akhirnya menemukan tiga bungkus besar sabu," sebut Leonardus.

Orang nomer dua di jajaran Polrestabes Surabaya ini berpesan, "Kami Ingatkan Kembali kepada seluruh pelaku kejahatan curas curat dan curanmor terutama bandar narkoba Jangan melawan polisi jika tidak ingin berakhir seperti tiga pelaku lainnya," pungkas Leonardus.

Dari penangkapan ini Tim Satgas Anti Narkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu seberat 101,38 gram, 2 bungkus plastik besar berisi narkotika jenis sabu seberat 150 gram, 3 bungkus kecil berisi narkoba jenis sabu seberat 60 gram, 1 senjata api jenis airgun dan 1 buah badik.( tom)

Editor :

Ukw pjs