Marketing Perumahan Puri Gading Tipu Pembeli

suara-publik.com

GRESIK (suara-publik.com)- Azizah, karyawan Apotik K-24 di kawasan Lidah, Surabaya ditipu Lelaki bernama Alia. Marketing Perumahan Puri Gading di Desa Gadingwatu, Menganti-Gresik ini menipu Azizah dengan modus memberikan diskon uang muka, dan angsuran ringan tetap setiap bulan selama 15 tahun. Setelah Azizah membayar angsuran uang muka, seketika itu juga semua berubah tidak seperti yang dijanjikan. Hingga kini, Alia selalu menghindar jika ditanya masalah ini.

Kepada suara-publik.com (Suara Publik Grup)Azizah mengatakan, awalnya ia diiming-iming diskon membayar uang muka Rp. 18.000.000,- dari Rp. 28.000.000,- dan pembayaran tetap tiap bulan sebesar Rp. 800.000,- selama 15 tahun. Setelah Azizah pada 5 Juni lalu terlebih dulu membayar boking kavling sebesar Rp. 500.000,- dan 13 Juni membayar Angsuran uang muka sebesar Rp. 8.000.000,-, Alia mengatakan pembayaran tetap hanya berlaku untuk Dua tahun.

“Langsung saja saya batalkan dan bermaksud meminta uang tersebut kembali, karena Alia tidak sesuai dengan janjinya,” akunya. Ditambahkan pula, “Saya bahkan menuruti permintaan Alia untuk membuat surat pengunduran diri, agar uang saya bisa kembali. Tetapi hingga batas waktu 3 bulan yang dijanjikan telah berlalu, uang saya juga tidak dikembalikan dengan alasan berbelit-belit. Padahal permohonan itu kan belum disetujui oleh bank terkait?” tanya Azizah.

Alia kepada suara-publik.com ketika dikonfirmasi hanya menjanjikan pertemuan. Namun setelah berulang kali dihubungi lagi, tidak ada jawaban sama sekali, Senin (14/10/2013) siang. Bahkan hingga sore tadi, Alia juga enggan menjawab konfirmasi wartawan via selueler.

H. Heru Sujatmiko, Kades Gadingwatu belum bisa dikonfirmasi suara-publik.com. “Pak Kades lagi istirahat,” kata seorang wanita yang disinyalir adalah istrinya, sore tadi. Ia juga mengaku bahwa kades pernah mengatakan padanya tidak mengetahui pemilik tanah yang dipergunakan untuk perumahan, sore tadi. Dan petangnya, suara-publik.com berusaha menghubungi selulernya, namun yang berbicara malah seorang wanita. “Bapak lagi keluar, ini dari siapa,” tanyanya.

Camat Menganti, H. Sutrisno, MM, sore tadi ketika dikonfirmasi suara-publik.com di ruangnya mengatakan belum ada laporan dari Kades Heru. “Silahkan korban membuat laporan secara tertulis kepada Kades. Kalau perlu korban suruh menghadap saya, nanti saya coba untuk mediasi. Karena hingga kini saya belum ada laporan,” terang Camat Menganti.

Komnas PKPU cabang Sidoarjo melalui Ketuanya, Jhoni mengatakan harus dikroscek terlebih dahulu siapa Alia ini, apakah dia marketing dari bank ataukah bukan. Tapi bagaimanapun juga ini adalah penipuan,” tegas Jhoni, Rabu (16/10/2013) pukul17.35 WIB.(ono)

 

 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru