Gresik-suara-publik.com - UPT SMPN Negeri 10 Gresik, saat ini gencar melakukan pembentukan pendidikan karakter anak yang unggul dalam prestasi dilandasi akhlakul karimah, dan memberikan pembiasaan dan keteladanan yang baik yaitu kegiatan salam pagi senyum, salam, sapa dan berjabat tangan setiap akan masuk sekolah.
Kegiatan tersebut sebagai bentuk pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan pada siswa, dan warga sekolah, sehingga orang tua tidak perlu khawatir dengan melepaskan putra-putrinya untuk dididik karena sudah terjadwal bagi para guru dan kepala sekolah yang telah ditugaskan.
Setiap pagi para guru Kepala sekolah menunggu kedatangan siswa di pintu gerbang sekolah.
Kepala Sekolah H. Daifi, S.Pd, M.Pd mengatakan kebiasan bersalaman atau berjabat tangan antara siswa dengan guru mencerminkan rasa kekeluargaan.
“Budaya bersalaman antara siswa, guru, kepala sekolah dan warga sekolah mampu membentuk karakter, adab dan perilaku yang baik antara anak dengan guru ketika di sekolah, anak dengan orangtuanya ketika berada di rumah dan bekal siswa di masa mendatang,”kata Daifi. Sabtu (11/4).
Daifi menambahkan, berjabat tangan kaya akan manfaatnya sebagaimana dalam sabda Nabi Muhammad Saw., “Jika dua orang bertemu kemudian saling berjabat tangan dan memuji Allah serta meminta ampunan kepada-Nya, maka keduanya akan diberi ampunan.” (HR. Abu Daud No. 4535).
"Membentuk karakter dan menumbuhkan budi pekerti serta perilaku yang baik butuh pembiasaan."tambah pria yang belum genap setahun memimpin UPT SMPN 10 Gresik ini.
Menurut Daifi, hal positif lainnya jika saat berjabat tangan, mereka saling mendoakan dan menjaga silaturahmi. Dengan kasih sayang, maka kepedulian dan empati antara guru dan siswa pun tumbuh.
“Sambut siswa pagi hari adalah momentum siswa memuliakan guru. Dan sebaliknya, guru juga akan memiliki rasa tanggung jawab kepada anak didiknya, apalagi saat berjabat tangan mereka saling mendoakan dan memberikan ungkapan kasih sayang selaku anak dan orang tua di sekolah,’ Pungkas Pria yang terkenal low profil ini.(Wahyudi/Imam. S)
Editor : Redaksi