Antisipasi Covid-19. Ketua PKK Desa Sawahmulya Gandeng Warga Untuk Produksi 1000 Masker.

suara-publik.com
Foto: Ketua PKK Desa Sawahmulya bersama sang Suami.

Gresik, suara-publik.com - Dampak dari penyebaran wabah virus corona atau covid-19 membuat perekonomian Indonesia semakin lesu. Pekerja informal paling merasakan dampak dari wabah ini.

Ketua PKK Desa Sawahmulya, Sangkapura, Bawean, Machdalena Dwi Sisca punya inisiasi untuk menggerakkan penjahit desa membuat masker.

Hal ini merupakan salah satu cara membangkitkan perekonomian masyarakat ditengah wabah covid-19. "Hari ini saya bersama Kades Sawahmulya tergerak untuk membantu Pemerintah melawan penyebaran virus covid 19, salah satunya dengan memberdayakan masyarakat untuk membuat 1000 masker.

Saat ini bertepatan Pemdes Sawahmulya mengadakan pelatihan menjahit untuk mewujudkan masyarakat yang kreatif dan produktif,"ujar Wanita yang juga istri dari Raden Muhammad Nur, Kades Sawahmulya, minggu (12/4).

Apalagi, kata Sisca, saat ini penggunaan masker wajib digunakan dan tak hanya disarankan untuk mereka yang sedang sakit. "Berdasarkan anjuran organisasi kesehatan dunia (WHO) dan pemerintah, semua warga yang keluar rumah saat ini sudah diwajibkan menggunakan masker demi memutus rantai penyebaran virus corona. Jadi tidak hanya untuk orang sakit saja," ujarnya.

Masker yang dibuat oleh penjahit lokal ini nantinya akan dibagikan gratis kepada masyarakat desa. Selain bermanfaat untuk penjahit, juga bermanfaat bagi masyarakat. "Ini juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan. Alhamdulilah ini sudah siap untuk menjahitkan ratusan masker," papar Sisca.

Suminah (42) Salah satu warga yang ikut kegiatan tersebut mengatakan produksi masker ini sangat berguna bagi masyarakat luas disaat wabah covid 19 merebak dimana-mana. "Alhamdulilah selain masker sangat di butuhkan, kami juga punya bekal kreatifitas yang nantinya akan bermanfaat bagi ekonomi keluarga.," ujar Suminah.

Kades Sawahmulya, Raden Mohammad Nur saat ditemui di lokasi produksi masker mengatakan jika ini adalah salah satu upaya membantu pemerintah dalam pencegahan menularnya Covid 19, "siang ini, minggu (12/4) di balai desa Sawahmulya saat sedang proses pembuatan 1000 masker, disaat genting seperti ini masker sulit didapat, pengiriman agak susah, jadi masyarakat yang kami latih menjahit di berdayakan," ungkap Kades yang akrab dipanggil kak mamat ini.(Wahyudi/Imam. S)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru