SURABAYA (suara-publik.com)-Perum Bulog Divre Jatimtelah menyalurkan bantuan beras sebanyak 100 ton untuk korban Kelud di Kabupaten Kediri. Di kota Kediri Bulog Jatim juga telah menyalurkan berasnya sebanyak 50 ton, Kabupten Blitar 89,6 ton, dan Malang 80 ton. Hal ini sebagaimana disampaikan Humas Bulog Jatim, Yulia.
Menurutnya, bantuan tersebut langsung diserahkan kepada petugas di lapangan. “Selain beras Bulog Jatim dan segenap keluarga Bulog Divre Jatim juga memberikan bantuan pasca bencana Kelud seperti makanan instan, pakaian, selimut, masker, obat-obatan dan lainnya,” ucapnya, sembari menunjukkan bantuan yang baru datang dari bulog Divre Bondowoso.
Diterangkan Yulia, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) setiap kabupaten/kota mendapat 100 ton. “Sementara diketahui di Jatim ada 38 kabupaten/kota. Jadi mendapat 3800 ton, plus kewenangan gubernur sebanyak 200 ton. Total 4000,” ujarnya.
Yulia menambahkan, faktor cuaca yang menyebabkan nelayan tidak bisa melaut, Bulog sub divre Kabupaten Lamongan pada Januari-Pebruari2014 telah memberikan bantuan beras sebesar 27465 kilo gram kepada SD Bojonegoro.
Pada Januari 2014 sebanyak 100.000 kilo gram beras disalurkan oleh sub divre Kabupaten Kediri kepada SD di kediri, lantaran erupsi gunung Kelud, sedangkan pada Pebruari sub divre Kota Kediri memberikan bantuan kepada SD sebesar 50.000 kilo gram beras.
Karena bencana banjir pada Januari 2014, SD di Bondowoso mendapat bantuan beras dari Bulog sub divre Bondowoso sebesar 22.410 kilo gram, dan Pebruari mendapat bantuan 50.000 kilo gram beras.
Bulog sub divre Pasuruan pada Januari 2014 memberikan bantuan beras kepada korban banjir SD di Malang sebanyak 25.000 kilo gram beras, dan kepada nelayan yang tidak bisa melaut sebanyak 60.000 kilo gram.Sedangkan Bulog sub divre Kabupaten Malang memberikan bantuan beras untuk korban erupsi Kelud sebanyak 80.000 kilo gram.
Korban erupsi gunung Kelud SD Probolinggo, pada Januari-Pebruari mendapat bantuan beras dari Bulog sub divre Blitar sebanyak 89.600 kilo gram.
Korban banjir di SD Jember, pada Januari-Pebruari mendapat bantuan beras sebanyak 24.000 kilo gram.
Di SD Ponorogo, pada Januari 2014 korban bencana longsor mendapat bantuan beras sebanyak 2.500 kilo gram dari Bulog sub divre Kabupaten Pacitan. Sementara Bulog sub divre Kabupaten Ponorogo pada Januari memberikan bantuan beras untuk korban banjir dan longsor sebanyak 2.000 kilo gram beras dan lagi 1.000 kilo gram beras.
“Informasi sementara yang kami terima, total semua mencapai 535.859 kilo gram beras,” paparnya. (ono)
Editor : Pak RW