Bu Guru Menolak Mediasi Damai

suara-publik.com

Kondisi Rumah Hanik Mufariah, di Jl. Jl. Kapten Suwadak No. 75, Kel. Ditotrunan, Kec. Lumajang, sangat memperihatinkan. Pasca eksekusi liar pada 27 Mei 2014 (bukan 13 Maret) dan eksekusi liar selanjutnya, kini rumah guru SD ini sudah tidak layak dihuni. Semua genteng ludes, atap asbes banyak yang jebol, serta tembok dirusak oleh oknum yang mengaku disuruh pembeli, yang notabenenya sebagaimana sesuai eksekusi lelang 18 Desember 2014, PN Lumajang.

LUMAJANG (suara-publik.com)-Mediasi damai yang dilakukan pihak Pengadilan Negeri (PN) Lumajang, ditolak oleh Hanik Mufariah. Artinya, sidang kasus perdata antara guru SD dengan pihak koperasi Thedja Kencana ini terus dilanjutkan. Malahan, pada sidang pertama 8 juli nanti kuasa hukum Hanik minta agar Notaris Lusiawati dihadirkan di persidangan.

“Kuasa hukum saya meminta Notaris Lusiawati untuk dihadirkan. Tidak hanya itu, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) juga minta dihadirkan,” tegas Hanik.

Ibu guru yang mempunyai Seorang putri dan seorang putra ini masih benar-benar trauma dengan pengerusakan yang diduga diotaki oleh oknum koperasi yang pemiliknya juga disinyalir sebagai juragan minyak. Bahkan ia masih ingat betul nopol polisinya.

“N 8891 UZ bertuliskan Keong Mas,” tutur Hanik, yang membuktikan bahwa ia masih ingat betul nopol mobil yang yang mengangkut genteng rumahnya, dengan dalih disuruh oleh pembeli.

Sementara Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri, Horimus Sugianto, ketika dikonfirmasi suara-publik.com mengatakan ia bisa asaja mensomasi Hanik, karena dianggapnya sudah keterlaluan. Namun, Horimus enggan meladeni Hanik.

Soal uang Rp. 135.000.000,- Horimus mengakui dirinya pernah dimintai tolong oleh kerabat Hanik yang berprofesi sebagai polantas, untuk mendamaikan masalah Hanik dengan pihak koperasi. “Saya saat itu tidak tahu apa-apa dan hanya dimintai tolong oleh kerabatnya Hanik. Tetapi hingga kini kerabatnya tidak pernah muncul dan memberikan jawaban,” pungkas Horimus. (ono) bersambung.............. 

 

 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru