"Montir" Diringkus Polisi Saat Asik Bongkar Motor Curiannya

suara-publik.com
SURABAYA - SUARA PUBLIK. Dengan santainya G-T (33) membongkar motor Honda Versa hitam di bengkelnya di jalan Blauran Kidul, Surabaya. Sang montir ini pun menyopot satu persatu bagian motor bernopol L 6104 FQ. Pria tambun asal jalan Sidorukun gang 9 no 8 Surabaya ini bahkan mungkin lupa, jika dirinya saat itu tengah diburu polisi. Sebab, motor yang dibongkarnya tersebut adalah motor yang telah dicurinya.

Ya, motor yang dibongkar G-T itu adalah motor milik satpam bernama Muslihin As'ad (52), asal jalan Karang Menjangan gang 8 nomor 9, Surabaya, yang telah dicurinya, Jumat (4/3/2016) kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, G-T beraksi bersama komplotannya. Namun karena G-T seorang montir, oleh kelompoknya, G-T mendapat tugas membongkar motor hasil curiannya tersebut.

"Tersangka G-T kami amankan pada hari yang sama sekitar pukul 18.00 Wib di bengkelnya saat tersangka sedang membongkar motor Honda Versa milik korban Muslihin. Awalnya tersangka mengelak dan mengaku bahwa dirinya hanya men-service motor itu. Karena kami kantongi bukti yang kuat, tersangka pun akhirnya menyerah," kata Kapolsek Bubutan, Kompol Edith Yuswo, Sabtu (5/3/2016).

Selain menggelandang G-T ke Mapolsek untuk diperiksa, Unit Reskrim Polsek Bubutan juga mengamankan 1 unit motor Honda Versa L 6104 YQ yang dibongkar tersebut. Barang bukti lain yang turut diamankan antara lain 1 unit motor Satria warna biru L 6443 JH, 1 biji kunci T, 1 buah gerinda, seperangkt kunci motor serta 1 buah HP milik G-T.

Yang mengejutkan, kendati awalnya membantah dan mengatakan dirinya hanya seorang montir, ternyata, dalam pemeriksaan terungkap, G-T dan komplotannya sudah beraksi di 7 TKP. Diantaranya, di jalan Kertajaya, jalan Tanjungsari, jalan Manukan (2 kali), jalan Jambangan, jalan Demak Timur dan terakhir di jalan Karang Menjangan.
 
"Modus mereka seperti para pelaku curanmor pada umumnya. Yaitu hunting bersama komplotannya keliling kota Surabaya dengan sasaran motor yang di parkir diluar pagar rumah. Yang lain mengeksekusi motor curian dengan kunci 'T'. Pelaku lainnya mengamati keadaan sekitar TKP," beber Kompol Edith.

Mantan Kapolsek Simokerto ini juga menyebut, dari pengakuan tersangka G-T, dirinya selama ini beraksi bersama 5 rekannya. "Data 5 pelaku ini sudah kami kantongi. Dan kami sedang berupaya untuk memburunya. Semoga hasilnya maksimal (semua pelaku tertangkap)," tandasnya...(TOM)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru